TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 730 kali.
BERITA UTAMA KALTIM KESEHATAN

Pegiat Mahasiswa Harap RSUD Korpri Kaltim Akan Penuhi Hak Dasar Masyarakat

PC PMII Samarinda saat berunjuk rasa di depan kantor Dinas PUPR-PERA Kaltim menuntut transparansi pembangunan RS Korpri Kaltim, Senin (20/2/2023).

Tebarberita.id, Samarinda – Kelompok pegiat mahasiswa di Samarinda berharap RSUD Korpri Kaltim memenuhi hak dasar warganya di bidang kesehatan. Sebagai rumah sakit milik pemerintah, RSUD yang telah menghabiskan anggaran senilai Rp66 miliar itu, juga diharapkan menjadi salah satu instrumen Pemprov Kaltim dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, dan tidak hanya mengejar  keuntungan semata.

“Diharap dapat jadi jalan keluar akibat kurangnya fasilitas kesehatan karena padat penduduk namun faskes minim,” kata Ketua PMII Samarinda Naelul Abrori melalui rilis yang diterima media ini.

Abrori juga mengingatkan tentang jaminan kesehatan oleh negara yang merupakan hak konstitusional masyarakat. Kata dia, fasilitas kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian khusus pemda. Sehingga dalam pembangunan fasilitas publik seperti gedung rumah sakit harus dipastikan dikerjakam oleh perusahaan yang berpengalaman.

“Kedepannya pemda harus lebih ketat dan selektif pada kontraktor terutama harus memiliki sertifikasi dan track record yang jelas agar capaian dan target dari pemda tidak meleset, pun juga tidak menimbulkan kerugian negara atas peristiwa itu,” katanya menyinggung pembangunan gedung RSUD Korpri Kaltim yang sempat molor.

Kendati RSUD Korpri Kaltim sudah diresmikan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor pada Selasa (26/2023), kelompok pegiat mahasiswa ini mengaku akan terus mengawasi kinerja pemerintah.

“Atas peristiwa ini, kami PMII Samarinda akan terus menjadi pengawas eksternal pemerintah daerah dan menjadi penyeimbang sebagai konsekuensi negara hukum dan demokrasi,” kata Abrori yang tercatat sebagai mahasiswa Unmul itu menegaskan.

RSUD Korpri Kaltim atau RSUD Aji Muhammad Salehuddin II berlokasi di Jalan Wahid Hasyim I, Kota Samarinda. RS ini akan beroperasi pada 2024 nanti. Direktur RSUD Korpri Kaltim, dr E Harleni Aroma mengatakan, RSUD Korpri Kaltim akan menjadi rumah sakit khusus sesuai dengan permintaan dari Kementerian Kesehatan. RSUD Korpri Kaltim dipersiapkan menjadi rujukan nasional untuk wilayah Indonesia Timur khusus pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, juga akan menyediakan klinik rawat jalan yang lengkap, termasuk klinik kulit, THT, dan penunjang kelahiran.

“Unggulan yang diminta adalah terkait dengan pelayanan cuci darah, selanjutnya kami akan memenuhi beberapa pelayanan unggulan yang memang diminta oleh kementerian kesehatan salah satunya untuk menjadi RS Ibu dan Anak,” katanya kepada pewarta di Samarinda. (*)

Related posts

UINSI Samarinda Roadshow PMB ke Bontang dan Kutim

admin

Kemenag: ASN Harus Tolak Politik Identitas

admin

Tiga Daerah di Indonesia Belum Punya Stok Beras

admin