TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 787 kali.
BERITA UTAMA NASIONAL

Menuju Pemilu 2024, Dewan Pers Ajak Semua Elemen Jaga Kemerdekaan Pers 

Jajaran Dewan Pers saat konferensi pers, Selasa (17/1/2023). Foto/Irfan Maulana/MPI

Tebarberita.id, Jakarta – Dewan Pers mengajak seluruh elemen untuk berkolaborasi menjaga kemerdekaan pers, terutama jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Pers , Ninik Rahayu. Ninik mengatakan, saat ini kemerdekaan pers di Indonesia masih harus diperjuangkan. Menurutnya, kemerdekaan pers perlu didukung oleh masyarakat, pemerintah, penegakan hukum yang berani, terbuka, dan akuntabel.

“Kemerdekaan pers juga membutuhkan dukungan dari presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, termasuk dalam lingkup regulasi yang berpotensi memunculkan kemunduran dan stagnasi dalam kemerdekaan pers,” ujar Ninik dalam konferensi pers di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (17/1/2023).

Dia juga meminta dukungan dari para pemilik perusahaan pers. Menurutnya, semangat tinggi untuk mendirikan perusahaan pers harus disertai dengan kemampuan untuk mensejahterakan karyawan. Baca juga: Dewan Pers Sebut Negara Berkewajiban Atas Kemerdekaan Pers Kemudian, penguatan kompetensi wartawan dalam menjalankan tugas jumalistik secara profesional. Ini selaras dengan paradigma keberlanjutan media yang juga menjadi perhatian Dewan Pers akhir-akhir ini. Selain itu, komunitas pers nasional juga diminta untuk menjunjung tinggi etika dan bekerja penuh integritas guna bersama-sama memerangi konten yang tidak bertanggung jawab serta memecah belah, dan berdampak buruk bagi masyarakat.

“Dalam kontestasi 2024, pers harus mampu menjadi solusi bagi publik dengan memberikan informasi yang akurat, bertanggung jawab, dan sesuai kode etik jurnalistik. Tujuannya adalah agar publik tidak salah dalam memilih pemimpin bangsa dan pers nampu menjaga iklim demokrasi yang sehat,” jelas Ninik.

Ninik menegaskan, tegaknya negara demokrasi ditandai antara lain oleh adanya benghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk kemerdekaan pers. 2024 adalah tahun politik menyongsong pelaksanaan pemilu pada 2024.

“Pemilu merupakan proses demokrasi yang akan menentukan masa depan bangsa dan menjadi penentu wajah demokrasi Indonesia berikutnya. Tanpa pemilu yang jujur, adil, dan terbuka, Kualitas demokrasi akan turun,” ungkapnya. (*)

Sumber: sindonews.com

Related posts

Selain Ingin Bela Timnas Senior, Taufany Juga Berminat Jadi ASN

admin

Bupati Kutai Kartanegara Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi dari Kompas TV

admin

Ketua DPRD Kukar Lantik 5 Anggota Hasil PAW

admin