Samarinda, Tebarberita.id – Komisi III DPRD Samarinda berencana meninjau proyek pembangunan lapak sementara untuk pedagang terdampak kebakaran di Pasar Segiri. Tinjauan itu ditujukan untuk memastikan infrastruktur yang dibangun Pemkot Samarinda sudah sesuai kebutuhan pedagang serta penggunaan anggaran tepat sasaran.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengungkapkan hingga saat ini pihaknya belum meninjau langsung progres fisik bangunan semipermanen tersebut.
“Komisi III belum turun langsung ke lapangan, sehingga kami belum melihat secara detail bangunan yang dibuat Pemkot. Peninjauan akan segera kami agendakan,” ujar Deni, Jumat (22/5/2026).
Diketahui, Pemkot Samarinda sudah merampungkan pembangunan lapak sementara menggunakan Dana Tak Terduga (DTT) sebesar Rp1,1 miliar. Langkah itu diambil untuk memulihkan pascakebakaran besar yang melanda Pasar Segiri medio Maret 2026.
Fasilitas yang dibangun meliputi struktur tiang, atap, sekat, hingga lantai cor dengan kombinasi material baja ringan, kayu ulin, dan beton. Kehadiran lapak tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang.
Meski mengapresiasi respons cepat pemerintah, Deni menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tetap harus berjalan, terutama terkait kualitas dan kelayakan bangunan sebelum digunakan secara penuh.
“Kami ingin memastikan kesesuaian dan fungsi bangunannya. Yang utama, pedagang terdampak kebakaran bisa kembali beroperasi dengan aman dan nyaman,” tuturnya.
Selain memastikan penggunaan anggaran tanggap darurat berjalan efektif, Komisi III juga menyoroti rencana penataan kawasan pasar untuk jangka panjang.
“Kami ingin pedagang segera kembali beraktivitas, tetapi di sisi lain juga perlu kejelasan konsep penataan pasar ke depan,” pungkas Deni. (adv/mic)
