TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 642 kali.
ADVERTORIAL DPRD BALIKPAPAN

Bus SAUM Cocok untuk Angkutan Sekolah dan Wisatawan

Padliannor

Tebarberita.id, Balikpapan – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Padliannor meragukan penggunaan Bus Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) yang direncanakan untuk mengatasi kemacetan di Kota Balikpapan. Ia mencontohkan Bus SAUM koridor D dari Batu Ampar ke Karingau yang sampai saat ini masih belum terlihat mobilitasnya.

Hal itu menyusul bantuan Bus SAUM dari Kementerian Perhubungan (Dishub) kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan pada Juli 2024 mendatang.

“Alhamdulillah sih kita bisa dapat bantuan yang seperti itu, artinya kinerja teman-teman di daerah juga untuk mendapatkan bantuan itu sudah bagus. Cuma tinggal pemanfaatannya saja,” katanya, Senin (24/6/2024).

Menurut Padliannor, Bus SAUM lebih cocok dimanfaatkan untuk mengakut anak sekolah dan wisatawan di Kota Balikpapan, seperti ada beberapa sekolah di Balikpapan Utara yang menyebabkan kemacetan.

“Kalau di titik sekolah itu ‘kan saya pikir kayaknya di kawasan Strat I-IV itu sering macet di jam berangkat dan pulang sekolah, karena banyaknya antar jemput. Bayangkan kalau ada 400 siswa dalam satu sekolah, berarti ada 400 kendaraan ada mobil dan motor pasti macet sudah,” jelasnya.

Padliannor juga meminta adanya aturan dan regulasi seperti yang dilakkan Pemprov DKI Jakarta, sehingga pemanfatannya bisa lebih efektif.

“Kalau di Jakarta kan kotanya besar penduduknya padat, dan mereka punya regulasi, aturan ganjil-genap,” terangnya.

Dengan aturan tersebut, katanya, bagi pemilik kendaraan bermotor dengan plat nomor hanya bisa melintasi berbagai ruas jalan di atas pada tanggal genap saja. Demikian pula sebaliknya.

“Jadi yang nggak punya kendaraan plat nomor genap pada tanggal ganjil, biasa mereka menggunakan fasilitas umum,” paparnya.

Di sisi lain, Padliannor berharap agar Dishub Balikpapan dapat melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Komisi III DPRD Balikpapan terkait suatu program yang direncanakan

“Harapannya program tersebut dapat berjalan maksimal, baik dari pemanfaatannya maupun efektivitasnya,” ujarnya.

Padlianor juga mengatakan, guna menghindari kemacetan di wilayah Kecamatan Balikpapan Utara perlu ditambah lagi koridor Bus SAUM di titik-titik sekolah.

“Cuman aturannya lagi yang harus kita siapkan, kalau aturannya nggak ada ‘kan repot juga. Regulasinya harus kita atur dulu, oh anak sekolah itu harusnya begini, master poinnya jam segini, ini dari sini ke sini, kalau telat bagaimana dan lain sebagainya. Kalau regulasi dan aturan kita nggak kuat, ya percuma saja ada Bus tetap aja diantar oleh orangtuanya,” paparnya. (Adv)

Related posts

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Serap Aspirasi di Desa Loh Sumber

admin

Bagian dari Pemuda, Ketua Komisi IV Hadiri HSP ke-94 di Titik Nol IKN

admin

DPRD Kaltim: Data Dapodik Belum Akurat, Banyak Sekolah di Kaltim Tak Punya Perpustakaan

admin