TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 653 kali.
OLAH RAGA

KONI Kaltim Salurkan Mesin Pemotong Rumput untuk Dukung Persiapan Atlet Hoki

Samarinda, Tebarberita.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur menyerahkan bantuan mesin pemotong rumput bagi lapangan hoki di kawasan Gelanggang Olahraga (Gelora) Kadrie Oening, Samarinda, Senin (20/7). Bantuan tersebut diberikan untuk mengatasi kondisi lapangan yang dinilai mengganggu aktivitas latihan atlet menjelang sejumlah agenda kompetisi nasional.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, H. Anderiy Syachrum ST, didampingi Ketua Harian Nidya Listiono, Sekretaris Abdul Muis, dan Bendahara Siti Astridya. Mesin pemotong rumput yang berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) salah satu perusahaan swasta di Samarinda diterima oleh pelatih hoki putri Kalimantan Timur, Norma Yunita atau Eno, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Federasi Hoki Indonesia (FHI) Kalimantan Timur.

Prosesi penyerahan turut disaksikan para atlet hoki yang tengah menjalani persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional pada Agustus mendatang.

Anderiy mengatakan bantuan tersebut merupakan respons atas keluhan yang disampaikan pelatih mengenai kondisi rumput lapangan yang sudah terlalu tinggi sehingga menghambat jalannya latihan.

“Setelah saya lihat langsung bersama pengurus, memang betul rumputnya tinggi-tinggi dan perlu ditata,” kata Anderiy.

Menurut pelatih Norma Yunita, kondisi lapangan yang tidak lagi ideal bahkan sempat memaksa atlet memindahkan latihan ke lintasan lari di dalam kompleks stadion sepak bola Gelora Kadrie Oening karena lapangan hoki tidak dapat digunakan secara optimal.

Selain mendukung kebutuhan latihan harian, bantuan tersebut juga dinilai penting mengingat lapangan hoki Gelora Kadrie Oening akan digunakan sebagai arena pertandingan cabang hoki pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun ini. Meski Kabupaten Paser menjadi tuan rumah Porprov, pertandingan hoki dipindahkan ke Samarinda karena daerah tersebut belum memiliki lapangan hoki yang memenuhi kebutuhan penyelenggaraan.

KONI Kalimantan Timur juga mulai menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas fasilitas latihan agar sesuai dengan standar nasional dan internasional. Salah satu rencana yang dipertimbangkan adalah pembangunan lapangan dengan permukaan sintetis menggantikan rumput alami.

“Karena kalau menurut Ibu Eno tadi, sebenarnya standar lapangan hoki bukan lagi lapangan rumput alam, tapi harus memenuhi standar nasional, yakni menggunakan rumput sintetis yang terlebih dahulu harus dicor dengan semen,” ungkap Anderiy.

Ia menambahkan pengurus KONI tengah membangun komunikasi dengan pemerintah maupun mitra swasta guna mencari dukungan terhadap peningkatan fasilitas olahraga tersebut.

Menurut Anderiy, perhatian terhadap cabang hoki diberikan karena prestasi yang telah ditorehkan atlet Kalimantan Timur dalam beberapa tahun terakhir, termasuk keberhasilan meraih medali emas nomor outdoor putra dan putri pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara.

“Kasihan juga kalau prestasi tadi belum diimbangi dengan fasilitas latihan yang memadai. Makanya di kepengurusan baru ini, kami akan coba inventarisasi cabor-cabor berprestasi yang membutuhkan perhatian lebih,” tegasnya.

Ketua Harian KONI Kalimantan Timur, Nidya Listiono, mengatakan kepengurusan baru akan melakukan peninjauan langsung ke berbagai cabang olahraga guna memetakan kebutuhan atlet dan pelatih di lapangan.

“Jadi saat ini kami sambil mendata, untuk satu minggu ke depan kami akan langsung turun ke lapangan meninjau atlet-atlet di beberapa cabor yang sedang latihan,” ujar pria yang akrab disapa Tio ini.

Menurutnya, kunjungan tersebut bertujuan menyerap aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi atlet selama menjalani program latihan, sehingga pembinaan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, Norma Yunita menyambut positif perhatian yang diberikan pengurus baru KONI Kalimantan Timur. Ia menilai kehadiran langsung pimpinan organisasi menjadi dorongan moral bagi atlet dan pelatih untuk terus meningkatkan prestasi.

“Jujur, kehadiran ketua umum bersama unsur pimpinan sore ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus berprestasi di kancah nasional,” ujar Eno.

Ia berharap langkah tersebut menjadi awal dari peningkatan dukungan terhadap seluruh cabang olahraga binaan KONI Kalimantan Timur sehingga pembinaan atlet dapat berlangsung lebih optimal di masa mendatang. (*)

Related posts

Kejurprov Catur Kaltim Diikuti 240 Atlet, Momentum Tingkatkan Prestasi dan Tata Kelola Organisasi

admin

Selain Ingin Bela Timnas Senior, Taufany Juga Berminat Jadi ASN

admin

Percasi Kaltim Siapkan Akademi Catur untuk Perkuat Regenerasi Atlet

admin