TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 607 kali.
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Samarinda Punya Modal, DPRD Minta Anggaran Pariwisata Diperkuat

Joha Fajal

Samarinda, Tebarberita.id – Penguatan sektor pariwisata di Kota Tepian kembali disuarakan DPRD. Komisi II menilai potensi besar yang dimiliki Samarinda belum sepenuhnya tergarap optimal, salah satunya karena terbatasnya anggaran yang mampu dialokasikan dalam APBD 2026.

Penilaian itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Samarinda dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) beberapa waktu lalu. Dalam forum itu, legislatif menekankan pentingnya dukungan anggaran yang proporsional untuk mengakselerasi pengembangan destinasi wisata.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Joha Fajal, menyebut keterbatasan anggaran berdampak langsung pada minimnya inovasi program serta terbatasnya promosi pariwisata.
“Dengan anggaran yang terbatas, ruang untuk berinovasi menjadi sempit. Padahal pariwisata butuh kreativitas dan promosi yang kuat agar bisa berkembang,” ujarnya.

Posisi Samarinda yang strategis sebagai ibu kota Provinsi Kaltim sekaligus kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) seharusnya menjadi peluang besar untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan. Jika dikelola secara serius, sektor ini dinilai mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai bentuk pengawasan sekaligus kemitraan, DPRD juga mendorong Disporapar untuk lebih inovatif dalam mengemas kegiatan pariwisata serta memperluas jangkauan promosi destinasi unggulan. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tarik wisata Samarinda di tingkat regional maupun nasional.

Sementara itu, pembahasan anggaran tahun berikutnya masih dalam tahap evaluasi. DPRD bersama pemerintah daerah saat ini tengah menelaah efektivitas pelaksanaan program dan serapan APBD 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan anggaran ke depan.

Komisi II berharap hasil evaluasi tersebut dapat mendorong peningkatan porsi anggaran pariwisata pada APBD 2027, sehingga pengembangan sektor ini dapat berjalan lebih maksimal.
“Harapannya, ke depan ada keberpihakan anggaran yang lebih kuat. Dengan begitu, potensi pariwisata Samarinda bisa benar-benar memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat,” pungkas Joha. (adv/mic)

Related posts

Fraksi Golkar Terhadap Realisasi PAD Kutim: Target 2023 Tidak Tercapai

admin

Ketua Komisi I DPRD Balikpapan Ingin Kepastian Rekrutmen PPPK

admin

Kenohan Siap Kawal Program Perdagangan Karbon Gambut Kukar

admin