TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 674 kali.
ADVERTORIAL DPRD KALIMANTAN TIMUR

Bagus Susetyo: Narkoba Merusak Mental dan Pola Pikir

Tebarberita.id, Balikpapan – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltim, Ir H Bagus Susetyo, MM melakukan Sosialisasi Perda (Sosper) Provinsi Kaltim Nomor 04 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika, di Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tenga, Selasa (31/10/2023).

Dalam sosialisasi tersebut anggota DPRD Dapil Balikpapan ini didampingi narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Balikpapan Risnoto, dengan moderator Ramika Dilla.

Anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo dalam sambutanya menjelaskan, perda ini sangat penting sebab narkoba dapat merusak mental dan pola pikir manusia. Menurutnya, selain sosialisasi Perda, pihaknya juga ditugaskan oleh pemerintah melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan serta melakukan reses atau menyerap aspirasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Bagus Susetyo juga menyampaikan beberapa program pemerintah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat diantaranya Beasiswa Kaltim Tuntas, bantuan UMKM, pelatihan tenaga kerja oleh Balai Latihan Kerja (BLK) serta program lainya.

Selain itu, Bagus juga mengingatkan masyarakat bahwa 2024 bangsa Indonesia akan menggelar Pemilu. “Marilah berpartisipasi pada pemilu. Kami berharap partisipasi pemilih mencapai 80 persen. Termasuk mensukseskan pembangunan IKN di Sepaku PPU,” pintanya.

Sementara itu, Kepala BNNK Balikpapan Risnoto mengatakan kondisi geografis Indonesia sangat rawan peredaran narkoba sebab mayoritas terdiri dari laut termasuk wilayah Kaltim dan Balikpapan khususnya.

“Marilah kita sama-sama membantu melakukan pencegahan peredaran narkoba karena dengan adanya IKN banyak pendatang yang mengunjungi Balikpapan,” katanya.

Ia mengatakan, narkoba ini telah menjadi bisnis karena harganya mahal hingga mencapai jutaan rupiah pergram. Sedangkan sasaran utama para pengedar narkoba ini adalah anak muda.

Ia juga mengingatkan saat ini bukan hanya narkoba jenis sabu, ganja, hingga ekstasi yang sangat berbahaya tetapi ngelem juga berbahaya sebab sudah ada orang yang meninggal akibat ngelem. Pada sesi tanya jawab anggota DPRD Kaltim Bagus Susetyo dan Kepala BNNK Balikpapan Risnoto menjawab tuntas seluruh pertanyaan peserta sosper. (Adv/DPRD Kaltim)

Related posts

Komisi II Bahas Air Bersih dengan PTMB

admin

DPRD Apresiasi Capaian IPM Samarinda Tertinggi se-Kaltim

admin

KB Gratis Targetkan 2.250 Akseptor, Kutim Wakili Kaltim

admin