Samarinda, Tebarberita.id – Komisi III DPRD Samarinda meminta kepastian tentang kesiapan sarana dan prasarana transportasi umum. Mengingat Dinas Perhubungan (Dishub) berencana merilis transportasi umum baru tahun depan.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Achmad Sukamto, mengatakan bahwa transportasi umum yang bakal diluncurkan itu mirip dengan transjakarta di ibu kota. Oleh karena itu, kesiapan sarana dan prasarana harus dipastikan benar-benar sudah terencana dengan matang. “Kami dari DPRD meminta pemerintah agar bisa memastikan kesiapan sarana dan prasarana terlebih dahulu,” ujar Sukamto.
Dari paparan awal Dishub kepada DPRD Samarinda, ia menyebut jika tahun depan masih dalam tahap uji coba terlebih dahulu. Untuk sementara ada dua rute trayek yang dijajal twrlebih dahulu. “Jika perkembangan bagus, baru kemudian jumlah trayek akan ditambah,” sebutnya.
Nantinya, operasional bus angkutan umum ini akan dikelola pihak ketiga. Tetapi untuk pengadaan armada bus disiapkan oleh Dishub. Sekaligus mengontrol operasi angkutan saban harinya. “Makanya kami ingin mengetahui sejauh apa kesiapan dari rencana tersebut. Meski baru akan dijalankan pada tahun depan,” tuturnya.
Komisi III ingin melihat seperti apa perencanaan rute trayek dan jam operasionalnya. Sistem pembayaran tarif yang disebut memakai nontunai. Hingga metode perawatan armada dan pelayanan penumpang. “Banyak hal yang mesti disiapkan. Halte, koridor rute hingga kesiapan pelayanan penumpang, semua ini harus dipastikan kesiapannya,” bebernya.
Politikus Golkar ini menyebut, jika rencana ini bukan karena sekadar ikut-ikutan. Melainkan jadi amanat UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tiap kota diminta harus menyelenggarakan angkutan umum untuk publik. “Jadi sekarang bentuknya bus dengan trayek tertentu. Makanya komisi III ingin tahu detail seperti apa kesiapan pemerintah terkait hal ini,” tandasnya. (adv/mic)
