TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 661 kali.
ADVERTORIAL KUTAI TIMUR

Tutup Bimtek Peningkatan Akses Keterbukaan Informasi Publik PPID, Zubair Minta Peserta Segera Implentasikan

Tebarberita.id, Sangatta – Dimulai sejak  Rabu (07/08) kemarin, hingga hari ini, Kamis (08/06), Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Akses Keterbukaan Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (pemkab Kutim) melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim telah selesai.

Kegiatan yang diikuti 120 peserta tersebut ditutup resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan  (Ekobang) Setkab Kutim Zubair di Ruang Cristral Ballroom Hotel Mercure, Samarinda, Kamis (08/06/2023). Asisten Ekbang Setkab Kutim, Zubair meminta agar seluruh peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh perangkat daerah (PD) yang ada di Lingkup Pemkab Kutim, untuk segera mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan, yang telah disampaikan oleh para narasumber selama Bimtek tersebut.

“Orientasi dari pelatihan ini kan hasil atau output yang bermanfaat. Dan yang kita lakukan hari ini (pelatihan) belum menggambarkan hasil. Tapi nanti diimplemtasikan di masing-masing PD,” ujarnya.

Selain itu, Diskominfo Staper Kutim selaku leading sektor program PPID, diminta Zubair untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kepada seluruh PD terkait, dalam mengimplementasi pelayanan informasi publik, sebagai wujud transparansi, guna mendorong terciptanya Good Governance and Clean Government (Tata pemerintahan yang baik dan bersih).

“Dan kalau hasilnya belum memuaskan, boleh diadakan lagi pelatihan. Namun ingat, harus efektif, agar pelayanan informasi publik ini benar-benar baik. Agar ada kepuasan dari masyarakat terhadap informasi yang disampaikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sebelumnya Kadis Kominfo Staper Kutim  Ery Mulyadi mengatakan, ada beberapa hal penting yang dihasilkan selama pelatihan berlangsung. Diantaranya, para peserta berkomitmen menjalankan PPID secara baik.

“Memang ada beberapa kendala yang masih perlu dilakukan penyempurnaan, salah satunya terkait media untuk PPID. Nnah, kita akan  memberikan website kepada PD dengan memfasilitasi pembuatannya,” ujarnya.

Kemudian, setelah website tersedia, setiap PD berkewajiban untuk mengupload semua informasi yang disesuaikan dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing. (ADV/DISKOMINFO KUTIM)

Related posts

Aco Kamaruddin : Pengerjaan Proyek Das Ampal Berlanjut, Konsultasi Ke KPK Tetap Akan Berjalan

admin

Abdulloh Sidak Proyek Das Ampal, Kontraktor Janji  Dapat Dilalui Jelang Ramadan

admin

Seno Aji Beri Kuliah Umum Kepada Mahasiswa Fisipol Unmul

admin