Samarinda, Tebarberita.id — Kalimantan Timur (Kaltim) kembali meraih gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-31 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 11–20 September 2026. Capaian tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Kaltim setelah sebelumnya menjadi juara umum MTQ Nasional ke-30 di Samarinda pada 2024 dan STQH ke-28 di Kendari pada 2025.
Kaltim mengumpulkan 288 poin dalam ajang tahun ini. Posisi kedua ditempati tuan rumah Jawa Tengah dengan 208 poin, sedangkan DKI Jakarta berada di peringkat ketiga dengan 129 poin.
Kontribusi terhadap keberhasilan Kaltim juga datang dari empat peserta asal Kabupaten Paser. Berdasarkan salinan Keputusan Dewan Hakim MTQ Nasional ke-31 Tahun 2026 Nomor Kep-04/DH/MTQN XXXI/2026, keempatnya berhasil meraih prestasi pada sejumlah cabang lomba.
Mereka terdiri atas Hakim Maulana, yang meraih juara pertama Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) putra; M Aslan Amir Muthalib, bagian dari tim yang meraih juara pertama cabang Syarhil Qur’an putra; Cipto Wijaya, juara kedua Tafsir Bahasa Inggris putra; serta Khansa Ilmiya, yang meraih juara ketiga Tafsir Bahasa Indonesia putri.
Hasil pembinaan Paser
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Paser sekaligus Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Paser, Romif Erwinadi, menyampaikan apresiasi atas prestasi keempat peserta tersebut.
Menurut Romif, pencapaian itu merupakan hasil dari proses pembinaan yang telah dilakukan di Kabupaten Paser selama beberapa tahun terakhir.
“Mereka yang tampil di MTQ Nasional memang sudah beberapa kali juara di MTQ tingkat Kabupaten Paser dan ikut serta di MTQ tingkat Kalimantan Timur. Di samping itu, kita juga melaksanakan pelatihan yang intensif untuk membekali mereka dengan kemampuan teknis sesuai cabang lomba, peningkatan kualitas dan potensi, serta pembinaan mental dan spiritual,” kata Romif.
Program pelatihan atau training center tersebut juga melibatkan pihak ketiga yang memiliki pemahaman mengenai mekanisme perlombaan serta sistem penilaian MTQ.
Romif menilai pola pembinaan tersebut perlu dipertahankan dan terus dikembangkan. Keberhasilan empat peserta Paser di tingkat nasional, menurut dia, dapat menjadi modal menghadapi MTQ ke-46 tingkat Kalimantan Timur yang akan digelar di Kutai Kartanegara.
Ia menilai capaian tersebut membuka peluang bagi Paser untuk memperbaiki posisi dibandingkan hasil pada penyelenggaraan sebelumnya.
Paser berada di peringkat kelima
Pada MTQ ke-45 tingkat Kalimantan Timur yang berlangsung di Kutai Timur pada 2025, Paser menempati peringkat kelima. Tuan rumah Kutai Timur keluar sebagai juara umum, diikuti Kutai Kartanegara di posisi kedua, Samarinda di peringkat ketiga, dan Bontang di posisi keempat.
Sementara itu, peringkat keenam hingga kesepuluh ditempati Balikpapan, Berau, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.
Prestasi empat peserta Paser di MTQ Nasional 2026 kini menjadi salah satu indikator hasil pembinaan daerah sekaligus modal bagi kafilah Paser untuk menghadapi MTQ tingkat Kalimantan Timur berikutnya. (*)

