tebarberita.id
      Artikel ini telah dilihat : 613 kali.
ADVERTORIAL KUTAI BARAT

Wabup Kubar Minta Camat hingga Petinggi Perkuat Posyandu, Anggaran dan Kompetensi Kader Jadi Perhatian

Wabup Kubar H Nanang Adriani

Sendawar, Tebarberita.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, mendorong penguatan peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat. Dukungan pemerintah kecamatan hingga kampung, terutama dalam penyediaan anggaran, fasilitas, dan peningkatan kapasitas kader, dinilai menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan layanan tersebut.

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, menegaskan bahwa optimalisasi Posyandu membutuhkan keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, lurah hingga petinggi kampung. Menurutnya, dukungan tidak cukup hanya melalui pembinaan, tetapi juga harus diwujudkan dalam penyediaan anggaran operasional dan sarana pendukung.

“Pastikan sarana, prasarana dan operasional kader di kampung-kampung terfasilitasi dengan baik, didukung oleh aturan yang ada,” ujarnya.

Nanang menjelaskan, karakteristik geografis dan demografis Kutai Barat yang memiliki wilayah luas serta sejumlah kampung dengan akses transportasi terbatas menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan publik.

Kondisi tersebut membutuhkan sistem pelayanan yang terintegrasi dan tepat sasaran agar kebutuhan dasar masyarakat dapat dijangkau secara lebih merata. Karena itu, Posyandu diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi titik pelayanan terpadu yang dekat dengan masyarakat.

Selain dukungan kelembagaan dan pembiayaan, peningkatan kompetensi kader menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui Posyandu.

“Kader adalah ujung tombak kita. Mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Menurut Nanang, keberhasilan pelaksanaan pelayanan terpadu sangat bergantung pada kemampuan kader dalam memberikan pelayanan serta mengawal kebutuhan masyarakat di lapangan. Oleh sebab itu, Rapat Koordinasi (Rakor) Posyandu diharapkan menghasilkan program konkret untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader.

Ia mengingatkan agar kegiatan koordinasi tersebut tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dalam memperkuat pelaksanaan enam bidang SPM secara terintegrasi.

Nanang menambahkan, peningkatan kualitas layanan Posyandu memiliki dampak yang lebih luas daripada sekadar peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan penurunan angka stunting. Pelayanan dasar yang berkualitas juga menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di Kutai Barat.

“Saya yakin dengan pelayanan Posyandu yang prima dan terintegrasi, kita tidak hanya sedang menurunkan angka stunting atau meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi kita sedang membangun fondasi sumber daya manusia Kutai Barat yang cerdas dan berkualitas,” tegasnya.

Melalui penguatan kelembagaan, dukungan anggaran, serta peningkatan kapasitas kader, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap Posyandu dapat memberikan pelayanan yang semakin optimal dan menjangkau masyarakat hingga wilayah kampung. (Adv/Diskominfo Kubar)

Related posts

Novan Desak Pemkot Benahi Persoalan Sampah di Samarinda

admin

Komisi II Siapkan Perubahan Tarif Retribusi Usaha

admin

KPU Kukar Umumkan Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada 2024

admin