tebarberita.id
      Artikel ini telah dilihat : 793 kali.
NASIONAL

Kapal Giuseppe dari Italia Akan Diubah Jadi Kapal Induk Helikopter dan Drone

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia

Jakarta, Tebarberita.id — Presiden Prabowo Subianto mengatakan kapal perang Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan Italia akan segera tiba di Indonesia dan bergabung dengan jajaran alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Laut.

Prabowo mengatakan pemerintah akan melakukan refurbishment terhadap kapal tersebut dan mengubahnya menjadi kapal induk yang dapat mengoperasikan helikopter serta pesawat nirawak atau drone.

“Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran AL kita. Itu kita akan refurbish kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone,” ujar Prabowo dalam rapat terbatas, Senin (7/9/2026).

Menurut Prabowo, kapal tersebut nantinya dapat menampung sekitar 10 helikopter kelas menengah, termasuk helikopter sejenis Black Hawk dan Mil Mi-17.

Ia memperkirakan setiap helikopter dapat membawa sekitar 4-5 ton air untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran.

“Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika pemerintah membahas penguatan kemampuan Indonesia dalam menghadapi bencana dan melakukan mitigasi sebelum terjadi kondisi darurat.

Prabowo juga meminta pemerintah menambah jumlah pesawat yang dapat digunakan untuk operasi modifikasi cuaca. Selain itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diminta mengkaji jenis zat yang paling efektif untuk mendukung operasi tersebut.

Presiden juga mengusulkan penggunaan drone berukuran besar untuk membantu penanganan kebakaran.

“Selanjutnya kita harus mengadakan drone yang bisa melempar air, ada drone yang cukup besar sampai bisa mengangkut, melempar 50 kilogram air,” ujarnya.

Prabowo menekankan pentingnya kesiapan peralatan dan kemampuan mitigasi sebelum bencana terjadi.

“Jadi kita persiapan mengatasi dan mitigasi itu jangan menunggu kejadian, jauh sebelumnya kita siapkan.” (*)

Related posts

Pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam Pengawasan Pajak Diprotes, Koalisi Siapkan Gugatan

admin

Minyak Jelantah Berpotensi Jadi Fondasi Kemandirian Energi Indonesia

admin

BPK Ungkap Potensi Kerugian Negara Rp45,6 Triliun pada Semester I 2026

admin