Samarinda, Tebarberita.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memastikan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tetap berlangsung khidmat meski pemerintah daerah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran pada 2026.
Puncak peringatan akan berlangsung pada 17 Agustus 2026 di Stadion Kadrie Oening Samarinda, dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bertindak sebagai inspektur upacara.
Agenda utama mencakup upacara detik-detik Proklamasi serta upacara penurunan bendera Merah Putih. Sementara itu, sejumlah kegiatan pendukung telah dimulai sejak 13 Agustus 2026.
Rangkaian tersebut antara lain peringatan Hari Veteran Nasional, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Apel Kehormatan dan Renungan Suci, serta pemberian Satya Lencana Karya Satya kepada 414 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Jumat (14/8/2026).
Berbeda dengan peringatan tahun sebelumnya, Pemprov Kaltim tidak menggelar konser besar sebagai bagian dari agenda HUT RI. Pemerintah daerah menggantinya dengan Festival Merah Putih yang akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Lapangan Parkir Convention Hall Samarinda.
Festival tersebut diarahkan untuk memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta komunitas lokal.
Lebih dari 50 UMKM dijadwalkan mengikuti bazar dalam festival tersebut. Selain itu, agenda akan diisi dengan sembako murah, fun walk, layanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, perpustakaan keliling, berbagai perlombaan Agustusan, kompetisi Paskibraka, parade band, hingga olahraga tradisional.
“Intinya tidak mengurangi semangat kita mengisi kemerdekaan. Yang penting kumpul silaturahmi dan memberdayakan UMKM,” terang Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi dalam Jumpa Pers bersama awak media, Kamis (13/8/2026) sore.
Pelaksana Tugas Kepala BPOD Setdaprov Kaltim, Imanuddin, mengatakan pelaksanaan rangkaian HUT RI tahun ini melibatkan kolaborasi sejumlah pihak.
Di antaranya Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kaltim.
Kolaborasi tersebut juga menghadirkan penyanyi nasional Raim Laode untuk tampil pada malam penutupan Festival Merah Putih.
Pemprov Kaltim berharap rangkaian peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Masyarakat diajak memaknai peringatan kemerdekaan melalui semangat gotong royong, dukungan terhadap UMKM daerah, serta pemberian ruang bagi generasi muda dan komunitas untuk berpartisipasi dan berkarya.
“Meski sederhana, peringatan HUT RI tahun ini diharapkan tetap memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat serta menjadi momentum memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan,” tutup Iman. (*)
