Sendawar, Tebarberita.id — PT PLN (Persero) mempercepat perbaikan sistem kelistrikan di Kabupaten Kutai Barat untuk mengurangi pemadaman bergilir yang terjadi akibat gangguan pada Sistem Melak. Selain memulihkan sejumlah mesin pembangkit yang mengalami kerusakan, PLN menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit sebesar 5 megawatt (MW) untuk menutup defisit daya di sistem tersebut.
Manager PLN ULP Melak Agung Putra Raharjo mengatakan tim teknis PLN bersama pengelola pembangkit saat ini melakukan perbaikan terhadap sejumlah unit secara bersamaan. Di sisi lain, pekerjaan pendukung untuk pemasangan pembangkit tambahan juga telah dilakukan. Persiapan lahan dan jaringan evakuasi daya dikerjakan agar kapasitas baru sebesar 5 MW dapat segera terpasang.
Agung mengatakan keterbatasan daya selama proses pemulihan membuat PLN harus melakukan pengaturan sistem secara dinamis. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menerapkan pemadaman bergilir berdasarkan ketersediaan daya pada Sistem Melak.
“Fokus kami saat ini adalah mempercepat pemeliharaan dan pemulihan unit pembangkit agar dapat kembali beroperasi secara bertahap, sekaligus mengoptimalkan pembangkit yang tersedia untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat,” ujar Agung, Jumat (2/10/2026).
PLN mengakui pemadaman bergilir dalam beberapa waktu terakhir telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan pelanggan di wilayah yang masuk Sistem Melak. Atas kondisi tersebut, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kutai Barat dan menyatakan seluruh upaya pemulihan terus dilakukan.
“Kami memahami harapan masyarakat agar kondisi kelistrikan segera membaik. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Seluruh langkah penanganan terus kami lakukan, baik melalui pemulihan pembangkit yang ada maupun persiapan tambahan kapasitas 5 MW,” ucapnya.
PLN juga meminta masyarakat bersabar selama proses pemulihan berlangsung. Informasi mengenai jadwal pemadaman bergilir dan perkembangan penanganan gangguan kelistrikan akan diperbarui secara berkala melalui kanal komunikasi serta media sosial resmi PLN. (*)

