TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 629 kali.
KUTAI TIMUR

Perumdam Kutim Siapkan Sumber Air Alternatif Hadapi Ancaman El Niño

Suparjan

Sangatta, Tebarberita.id – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga pasokan air bersih selama musim kemarau yang diperkirakan diperparah oleh fenomena El Niño. Salah satu strategi yang disiapkan adalah mencari sumber air baku alternatif guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Direktur Utama Perumdam TTB Kutai Timur, Suparjan, mengatakan pihaknya telah mengkaji sejumlah sumber air baku yang berpotensi dimanfaatkan apabila debit air di sumber utama terus menurun selama musim kemarau.

Salah satu alternatif yang tengah dipertimbangkan adalah pemanfaatan void atau lubang bekas tambang yang telah memenuhi standar keselamatan.

“Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah optimalisasi void bekas tambang yang dinilai aman untuk kebutuhan air masyarakat,” ujar Suparjan.

Ia menegaskan pemanfaatan void tidak akan dilakukan tanpa melalui kajian menyeluruh. Perumdam akan memastikan seluruh persyaratan teknis terpenuhi sebelum sumber air tersebut digunakan sebagai air baku.

Menurut Suparjan, aspek yang akan menjadi perhatian meliputi kualitas air, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga faktor keselamatan agar pemanfaatannya tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

Selain menyiapkan sumber air alternatif, Perumdam TTB juga terus mendukung pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan layanan air bersih di Kutai Timur.

Suparjan mengatakan proyek tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan air bersih, khususnya bagi masyarakat di Kecamatan Teluk Pandan yang selama ini masih membutuhkan tambahan sumber air baku.

“SPAM ini menjadi solusi untuk menyediakan air bersih di Kecamatan Teluk Pandan,” katanya.

Ia mengungkapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dalam proyek SPAM Regional kini hampir selesai. Sementara itu, pekerjaan pemasangan pipa transmisi menuju Teluk Pandan juga telah rampung.

Saat ini, proyek memasuki tahap pembangunan jaringan distribusi agar air bersih dapat menjangkau kawasan permukiman.

“Fokus pada pembangunan jaringan distribusi hingga ke kawasan permukiman, terutama wilayah yang berada di dalam gang dan masih membutuhkan penambahan jaringan,” pungkasnya. (*)

Related posts

Sukseskan Sensus Pertanian 2023, Masyarakat Diminta Berikan Data Valid

admin

2.285 Siswa TK dan RA Se-Sangatta Belajar Manasik Haji

admin

121 Siswa SD YPPSB 2 Sangatta Dilepas dan Diberi Anugerah Pendidikan

admin