TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 630 kali.
PENDIDIKAN SAMARINDA

Kepala SMAN 13 Samarinda Ajak Orang Tua Bangun Kemitraan untuk Dukung Pendidikan Siswa

Kepala SMA Negeri 13 Samarinda, Haji Nurhayati saat kegiatan sosialisasi program pendidikan kepada ratusan orang tua dan wali murid baru, Kamis (9/7/2026).

Samarinda, Tebarberita.id – Kepala SMAN 13 Samarinda, Haji Nurhayati, mengajak orang tua dan wali peserta didik baru untuk menjalin kemitraan yang erat dengan pihak sekolah demi mendukung keberhasilan proses pendidikan. Menurutnya, kualitas pembelajaran tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan Nurhayati saat kegiatan sosialisasi program pendidikan kepada ratusan orang tua dan wali murid baru di SMAN 13 Samarinda, Kamis (9/7/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik kepada para siswa. Namun, menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat tercapai apabila sekolah dan orang tua memiliki visi yang sama dalam mendampingi perkembangan anak.

“Kami mengajak bapak/ibu untuk menjadi mitra, untuk membangun mengembangkan bakat minat anak bapak/ibu. Jadi sekarang kita mitra. Dengan niat sama-sama mendidik anak kita. Insyaallah kami amanah yang penting kita selalu koordinasi, agar anak-anak kita menjadi versi yang terbaik dari dirinya sendiri,” kata Nurhayati.

Nurhayati yang mengaku akan segera memasuki masa purna tugas juga menyinggung kondisi sebagian peserta didik baru yang sebelumnya tidak menjadikan SMAN 13 Samarinda sebagai pilihan utama saat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang di masa depan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga karakter, sikap, dan kepribadian yang dibangun selama menempuh pendidikan.

“Ada yang sampai nangis gak mau sekolah di sini. Saya tahu bapak/ibu sudah mencarikan sekolah kemana-mana. Selama proses pendaftaran kita menghabiskan energi yang luar biasa. Saya tahu ada yang sebenarnya tidak ingin sekolah di sini. Semoga anak bapak/ibu semangat belajar di sini,” paparnya.

Ia berharap hasil SPMB tahun ini tidak memengaruhi semangat peserta didik untuk berkembang dan meraih prestasi selama menempuh pendidikan di SMAN 13 Samarinda.

Menurutnya, sekolah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak siswa berprestasi, meskipun pencapaiannya dilakukan secara bertahap.

“Kita terus berusaha, kalau misalnya dari 10, ada dua atau tiga yang berprestasi untuk sekolah kita itu sudah cukup baik. Jadi ini investasi tapi saya tidak bisa mengikuti prosesnya sampai akhir. Bapak/ibu nanti yang akan menikmati hasilnya,” sambung Nurhayati.

Dalam kesempatan tersebut, Nurhayati juga meminta orang tua bersikap terbuka mengenai kondisi anak, khususnya berkaitan dengan kebutuhan khusus. Ia menjelaskan bahwa SMAN 13 Samarinda telah ditetapkan sebagai sekolah inklusi sehingga keterbukaan informasi sangat penting agar sekolah dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai.

“Sekolah ini ditunjuk sebagai sekolah inklusi. Jadi saya berharap bapak/ibu untuk jujur, bahwa anaknya tidak berkebutuhan khusus. Kalau orang tuanya menutup-nutupi itu yang memperparah keadaan anaknya. Saya ucapkan selamat bergabung dengan SMAN 13 Samarinda,” ucap Nurhayati.

Sementara itu, perwakilan Komite Sekolah SMAN 13 Samarinda menyatakan komitmennya untuk terus menjadi penghubung antara pihak sekolah dengan orang tua maupun wali murid. Komite juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai program sekolah guna mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh peserta didik. (*)

Related posts

Kebakaran di Teluk Lerong Ilir, PAN Kaltim Gerak Cepat Salurkan Bantuan 

admin

ITKES Wiyata Husada Wisuda 348 Tenaga Kesehatan, Wagub Kaltim Dorong Pemerataan SDM Medis

admin

Ada 231 Ribu Penduduk Miskin dan 26 Ribu Anak Putus Sekolah, Beasiswa Kaltim 2024 Diharap Tepat Sasaran

admin