TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 1232 kali.
ADVERTORIAL DPRD KALIMANTAN TIMUR

Rusman Berharap Masalah Kemiskinan Prioritas Pemerintah

Rusman Yaqub

Tebarberita.id, Samarinda – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Yaqub menilai kemiskinan ekstrim menjadi persoalam serius bagi Pemerintah Provinsi dan DPRD Kaltim. Kaltim yang terkenal dengan kekayaan sumber daya alam namun tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakatnya yang masih kesulitan hidup.

“Ya itu yang kita sayangkan, di luar sana itu kita terkenal dengan kekayaan kita, tapi realitanya kita masih ada masyarakat yang dalam kategori kemiskinan ekstrim,” kata Rusman Yaqub.

Menurut Rusman, persoalan ini menjadi kritik tajam bagi seluruh stake holder Kaltim. Sebab pengentasan kemiskinan seharusnya menjadi poin penting dalam program-program pemerintahan Kaltim.

“Itu mesti jadi tamparan buat kita semua, termasuk Pemprov dan DPRD, saya juga tertampar sebetulnya,” ungkap Rusman.

Menurutnya, hal itu semestinya menjadi perhatian ekstra khusus oleh Pemprov Kaltim. Agar Kaltim lebih serius dalam program pengurangan kemiskinan.

“Artinya itu ada yang luput dari kita, kenapa ada kemiskinan ekstrim seperti itu. Kita harapkan, supaya pemerintah menangani hal itu dengan menurunkan program-program yang betul-betul tepat sasaran yang berbasis peta penduduk,” harap politikus PPP ini.

Selain itu, ia juga menegaskan kalau program pengentasan kemiskinan haruslah tepat sasaran. Jangan sampai program kemiskinan yang telah direncanakan menjadi tidak tepat sasaran alias jatuh di tangan orang yang mampu.

“Selama ini program penanggulangan kemiskinan, maka itu berbasis data penduduk. Di mana ada kemiskinan itu langsung ditembak, jangan bikin program penanggulangan kemiskinan tapi tidak tahu kawasan kemiskinan, yang menerima nanti itu bukan yang miskin malah,” pungkasnya. (ADV)

Related posts

Deni Hakim Atensi Pentingnya Pendidikan Seks Sejak Dini

admin

DPRD Kaltim Gelar Paripurna ke-15

admin

Batik Khas Kukar Dipromosikan di Pekan Batik Nusantara

admin