tebarberita.id
      Artikel ini telah dilihat : 603 kali.
ADVERTORIAL KUTAI BARAT

Pemkab Kutai Barat Matangkan Persiapan Natal Oikumene 2026, Perkuat Koordinasi Panitia

Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesra (Asisten I), Nopandel.

Sendawar, Tebarberita.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mulai mematangkan persiapan Perayaan Natal Oikumene 2026 dengan mengonsolidasikan seluruh unsur kepanitiaan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan pembagian tanggung jawab setiap seksi sebelum rangkaian kegiatan dilaksanakan.

Persiapan itu dibahas dalam rapat perdana Panitia Natal Oikumene 2026 yang berlangsung di Ruang Diklat, Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Jumat (6/11/2026). Rapat dibuka oleh Asisten Pemerintahan, Hukum dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kabupaten Kutai Barat, Nopandel.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada penyelarasan tugas kepanitiaan, identifikasi kebutuhan kegiatan, serta penyusunan jadwal persiapan. Sejumlah tokoh agama dan perwakilan masing-masing seksi turut dilibatkan untuk menyamakan pemahaman mengenai tanggung jawab dan kebutuhan penyelenggaraan acara.

Nopandel dalam arahannya meminta seluruh unsur panitia meningkatkan koordinasi dan mempercepat proses persiapan. Menurutnya, setiap seksi perlu segera menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing agar kebutuhan teknis dapat diidentifikasi dan ditangani sejak tahap awal.

Ia menilai kesiapan kepanitiaan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan. Karena itu, proses pembentukan struktur maupun pelaksanaan tugas yang masih berjalan perlu segera dituntaskan sehingga tidak menimbulkan hambatan ketika waktu pelaksanaan semakin dekat.

“Panitia yang masih dalam proses seharusnya juga diharapkan bisa bekerja lebih cepat,” ujarnya.

Selain mempercepat pembentukan kepanitiaan, rapat tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh pihak yang terlibat. Koordinasi sejak awal diharapkan dapat mengurangi potensi kendala dalam pelaksanaan kegiatan, terutama berkaitan dengan pembagian pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan penyelenggaraan.

Keterlibatan tokoh agama dalam proses persiapan juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan lintas unsur masyarakat. Melalui komunikasi dan pembahasan bersama, setiap pihak diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai peran masing-masing dalam menyukseskan perayaan tersebut.

Perayaan Natal Oikumene merupakan kegiatan yang diharapkan tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kutai Barat.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap seluruh rangkaian persiapan dapat berjalan sesuai rencana sehingga kegiatan pada 2026 mendatang terlaksana secara tertib dan lancar. Selain aspek teknis penyelenggaraan, momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat toleransi, menjaga keharmonisan, serta memelihara kerukunan antarumat beragama di daerah.

Dengan koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, panitia, dan tokoh agama, Perayaan Natal Oikumene 2026 diharapkan menjadi momentum kebersamaan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial yang damai dan saling menghormati di Kabupaten Kutai Barat. (Adv/T8/Diskominfo Kubar)

Related posts

Kerja Pansus Perlindungan Anak Rampung, Komisi IV Sarankan Ada Sanksi Sosial Untuk Pengekspoitasi Anak

admin

Komisi III Minta Pemkot Matangkan Rencana Anggaran Pengawasan

admin

Kelurahan Sukarame Dorong UMKM dan Kemandirian Pemuda untuk Perkuat Ekonomi Lokal

admin