TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 827 kali.
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Hindari Kelangkaan, Perketat Kontrol Komiditas

Novi Marinda Putri

Tebarberita.id, Samarinda – Pengawasan terhadap barang pokok di Samarinda harus diperketat. Bertujuan agar kelangkaan yang terjadi seperti beberapa waktu lalu tidak terulang. Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri yang menyuarakan hal tersebut. Menurutnya kelangkaan komiditi harusnya bisa ditanggulangi. Cara dengan kontrol ketat yang dijalankan Pemkot Samarinda melalui Dinas Perdagangan.

“Artinya pemkot harus bisa memastikan, apakah benar-benar langkah. Atau langkanya karena oknum tertentu,” ucap Novi.

Ia melanjutkan, kelangkaan komoditi di Kota Tepian sangat cepat memicu lonjakan harga. Sehingga terjadinya kelangkaan harus cepat diketahui apa penyebabnya. Paling tidak dengan begitu harga tinggi suatu komoditi bisa di tekan.

“Makanya harus ada kontrol ketat. Pengawasan bersama antar instansi juga mesti dibangun,” tuturnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengingatkan agar masyarakat bisa melaporkan jika ditemukannya oknum yang memanfaatkan kondisi ini. DPRD Kota Samarinda akan siap membantu Pemkot dan aparaturnya untuk melakukan penegakan yang seharusnya.

“Andaikata masyarakat menemukan oknum penimbunan komoditi. Segera sampaikan dan tunjukkan kami akan segera menindak lanjuti,” ujarnya.

Memang saat ini kondisi harga komoditi di Samarinda sudah kembali normal. Ketersediaan barang masih dalam ambang normal. Sehingga belum terpantau ada kenaikan harga komoditi.

“Semenjak lebaran sudah normal kembali. Tapi saya ingatkan agar kondisi sebelumnya sebenarnya bisa dikendalikan,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk mengantisipasi kondisi panic buying warga. Sebab hal ini juga membuat kelangkaan barang semakin mudah terjadi. Imbauan agar warg tetap tenang dan tidak panik wajib pula diterapkan.

“Hal seperti sudsh beberapa kali terjadi. Pertama pandemi, soal masker dan minyak goreng berapa waktu lalu,” tandasnya. (adv/bct)

Related posts

SMAN 16 Samarinda Kirim 18 Guru untuk Pelatihan Kurikulum Merdeka Belajar

admin

Target 2.250 Akseptor, Kutim Jadi Perwakilan Kaltim Ikuti Pelayanan KB Gratis Sejuta

admin

Odang Sebut Proyek Galian Pipa Gas Terkesan Arogan

admin