TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 634 kali.
NEWS

IWABA Samarinda Gelar Seminar Hipnoterapi untuk Perkuat Kesehatan Mental Perempuan Perbankan

Samarinda, Tebarberita.id — Ikatan Wanita Perbankan (IWABA) Samarinda bekerja sama dengan Bankaltimtara dan Bank Tabungan Negara (BTN) menggelar Seminar Hipnoterapi bertema “Perempuan Tangguh, Emosi Stabil, Bangkitkan Potensi Terbaik Lewat Hipnoterapi” di Aula Lantai 6 Bankaltimtara Samarinda, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari pertemuan rutin IWABA tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental bagi perempuan, khususnya ibu dan karyawati di sektor perbankan. Seminar menghadirkan Clinical Hypnotherapist dan Master Trainer Semesta Academy, Endro S. Efendi, M.Sos., CHt., sebagai narasumber.

Ketua Himpunan Wanita Bankaltimtara (Hiwabatara), Alfitra Romi Wijayanto, mengatakan kesehatan mental merupakan aspek penting yang tidak terpisahkan dari kehidupan pribadi maupun dunia kerja. Menurutnya, hipnoterapi dapat menjadi salah satu pendekatan untuk membantu seseorang mengelola stres, emosi, dan tekanan sehingga mampu menjalankan aktivitas secara lebih optimal.

“Melalui seminar ini kami berharap peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Semoga ilmu yang disampaikan narasumber dapat memberikan manfaat dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ketua IWABA Samarinda, Rini Asterina Jajang, menilai perempuan memikul berbagai peran, baik sebagai ibu, istri, maupun pekerja profesional. Karena itu, menurutnya, kondisi mental dan emosional yang sehat menjadi modal penting agar seluruh peran tersebut dapat dijalankan secara seimbang.

“Kegiatan ini sangat penting bagi ibu-ibu dan para karyawati. Kami berharap peserta semakin memahami cara menjaga kesehatan mental, mengelola emosi, dan tetap mampu memberikan yang terbaik, baik di lingkungan kerja maupun di dalam keluarga,” katanya.

Seminar yang dipersiapkan panitia di bawah koordinasi Pipin Iwan Hariyanto tersebut diikuti peserta dari berbagai instansi perbankan di Samarinda.

Dalam pemaparannya, Endro menjelaskan bahwa kesehatan mental menjadi fondasi dalam membangun produktivitas dan kualitas hidup. Ia mengatakan perempuan yang menjalankan banyak peran sekaligus lebih rentan mengalami kelelahan emosional apabila tidak memiliki kemampuan mengelola stres dengan baik.

“Melalui hipnoterapi, seseorang dapat belajar mengenali kondisi dirinya, menenangkan pikiran, serta membangun kembali kekuatan dari dalam diri. Self healing bukan berarti menghilangkan semua masalah, tetapi membantu seseorang memiliki respons yang lebih sehat terhadap berbagai persoalan yang dihadapi,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, seminar juga diisi demonstrasi hipnoterapi yang melibatkan sejumlah peserta. Dalam salah satu sesi, seorang peserta yang mengaku menyimpan rasa jengkel terhadap seseorang dipandu menjalani relaksasi dan penetralan emosi. Setelah sesi berakhir, peserta tersebut mengaku perasaan jengkelnya berkurang dan menjadi lebih netral.

Demonstrasi lain menampilkan penanganan rasa takut terhadap ular. Pengurus IWABA Samarinda, Resti Haris, membawa seekor ular sebagai media edukasi untuk memperlihatkan bagaimana hipnoterapi dapat membantu mengelola respons emosional terhadap objek yang ditakuti.

Seorang peserta yang sebelumnya mengaku takut terhadap ular mengikuti sesi hipnoterapi singkat. Setelah proses tersebut, peserta yang semula enggan mendekati ular tampak berani menyentuh hewan tersebut, yang kemudian disambut tepuk tangan peserta lainnya.

Menanggapi demonstrasi tersebut, Endro menegaskan hipnoterapi bukan merupakan praktik sulap ataupun pertunjukan, melainkan metode untuk membantu seseorang mengelola respons emosional secara lebih sehat.

“Hipnoterapi tidak mengubah kepribadian seseorang ataupun memaksa seseorang melakukan sesuatu di luar kehendaknya. Yang dilakukan adalah membantu pikiran menjadi lebih rileks sehingga respons emosional yang berlebihan dapat dinetralisir. Hasil yang diperoleh setiap orang tentu dapat berbeda, bergantung pada kondisi dan kesiapan masing-masing,” ujarnya.

Seminar berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi mengenai stres kerja, kecemasan, trauma emosional, hingga cara membangun pola pikir yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan Ketua Hiwabatara dan Ketua IWABA Samarinda, perkenalan anggota baru IWABA, serta foto bersama. Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, penyerahan cenderamata kepada narasumber, pembagian doorprize, bazar Merah Putih yang melibatkan pelaku UMKM, dan ramah tamah.

Melalui kegiatan tersebut, IWABA Samarinda berharap para anggotanya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bagian dari pengembangan kualitas diri sehingga mampu menjadi perempuan yang tangguh, memiliki emosi yang stabil, serta mengoptimalkan potensi di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun masyarakat. (*)

Related posts

Kunjungan Kerja Edi Oloan Pasaribu ke Kaltim: Dorong Kemandirian Desa Melalui Program Kopdes Merah Putih

admin

Rayakan Hari Jadi, Taruna Club Kalimantan Timur Goes To TNK Bontang

admin

Di Tengah Ekonomi Sulit, Mahasiswa Untag Minta Medical Check Up Jadi Syarat Pembuatan SIM

admin