tebarberita.id
      Artikel ini telah dilihat : 630 kali.
NASIONAL

Haji 2027: Kloter Pertama Jemaah Indonesia Berangkat ke Madinah 11 April

Jemaah haji kloter pertama Embarkasi Balikpapan diberangkatkan ke Madinah dari Bandara Internasional SAMS Sepinggan, Selasa (6/5/2025) dini hari.

Jakarta, Tebarberita.id – Pemerintah menetapkan 11 April 2027 sebagai awal pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi untuk musim haji 1448 Hijriah. Pada tanggal tersebut, kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan bertolak menuju Madinah, sehari setelah jemaah mulai memasuki asrama haji.

Jadwal tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tertanggal 29 September 2026. Penyusunan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 H/2027 M itu mengacu pada kalender Ummul Qura yang digunakan Pemerintah Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan penetapan jadwal resmi menjadi acuan awal bagi calon jemaah untuk mempersiapkan keberangkatan ke Tanah Suci.

“Persiapan menuju Haji 2027 sudah mulai bisa dilakukan karena jadwal perjalanan resmi telah ditetapkan. Jemaah akan berada di Arab Saudi rata-rata sekitar 38 hingga 40 hari,” kata Maria dalam keterangannya, dikutip Minggu (1/11/2026).

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menegaskan RPH menjadi pedoman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji. Dokumen tersebut digunakan untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, serta pelayanan jemaah sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, koordinasi antarpihak terus diperkuat guna memastikan kesiapan teknis sekaligus menjaga keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

“Hal yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya,” tegasnya.

Dalam RPH tersebut, pemberangkatan jemaah dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 11–25 April 2027 dengan tujuan Madinah. Selanjutnya, gelombang kedua dijadwalkan pada 26 April hingga 10 Mei 2027, dengan penerbangan langsung dari Tanah Air menuju Jeddah.

Rangkaian puncak ibadah haji dimulai pada 14 Mei 2027, ketika jemaah bergerak dari Makkah menuju Arafah. Adapun pelaksanaan wukuf di Arafah dijadwalkan pada 15 Mei 2027.

Sehari kemudian, tepatnya 16 Mei 2027, umat Islam merayakan Iduladha 1448 Hijriah. Rangkaian hari Tasyrik berlangsung pada 17–19 Mei 2027.

Setelah seluruh rangkaian ibadah selesai, pemerintah mengatur pemulangan jemaah dalam dua gelombang. Pemulangan gelombang pertama berlangsung pada 21 Mei hingga 4 Juni 2027 melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah menuju Indonesia.

Sementara itu, gelombang kedua dijadwalkan pada 5–20 Juni 2027. Pada tahap ini, jemaah diberangkatkan dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz menuju Tanah Air.

Dengan demikian, seluruh rangkaian operasional pemberangkatan dan pemulangan masing-masing berlangsung selama 30 hari. Setiap gelombang pemberangkatan maupun pemulangan mendapat alokasi waktu 15 hari.

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan jadwal perjalanan tersebut masih dapat disesuaikan apabila terdapat perubahan dalam penetapan kalender Hijriah maupun kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. (*)

Related posts

Puluhan Juta Pernikahan di Indonesia Tidak Tercatat, Apa Akibatnya?

admin

Kepala BPK Jawa Tengah Diamankan KPK, Diduga Terkait Penawaran Opini Audit Rp1,3 Miliar

admin

Edi Oloan Pasaribu: KopDes Merah Putih Wujudkan Ekonomi Kerakyatan ala Bung Hatta

admin