TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 697 kali.
ADVERTORIAL KUTAI KARTANEGARA

Aksi Bergizi di Sekolah MAN 2 Tenggarong, Gerakan Pencegahan Stunting


Tebarberita.id, Tenggarong – Semarak peringati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Nasional ke-59, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar kegiatan Gerakan Aksi Bergizi, dengan melakukan makan bersama dan minum Tablet Tambah Darah (TTD) khusus remaja putri, di Lapangan MAN 2 Tenggarong, Jumat (3/10/2023) pagi.

Gerakan Aksi Bergizi, yang diikuti ratusan siswa/siswi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa/siswi dalam membiasakan konsumsi TTD, konsumsi gizi seimbang, dan aktifitas fisik bagi anak sekolah. Dalam kegiatan tersebut, dibuka langsung oleh Sekretaris Dinkes Kukar, Kusnandar, yang menggantikan Kepala Dinkes Kukar, Martina Yulianti dan dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kukar, Nasrun.

Sekretaris Dinkes Kukar, Kusnandar mengungkapkan, kegiatan Gerakan Aksi Bergizi ini di lakukan serentak, se Kabupaten Kukar, yang tersebar di 32 titik, dengan malakukan makan bersama dan minum TTD untuk remaja siswi.

“Kegiatan Gerakan Aksi Bergizi ini, dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Kesehatan Nasional, yang dilakukan secara serentak di 32 titik di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ungkapnya kedada awak media.

Diketahui, pada Kegiatan Gerakan Aksi Bergizi, diisi dengan rangkaian acara diantaranya senam bersama, sarapan bersama, edukasi kesehatan, serta minum TTD bagi para siswi.

Dia juga mengatakan, Gerakan Aksi Bergizi juga fokus terhadap remaja perempuan untuk minum TTD, yang berguna bagi pemasok darah bagi tubuh, agar tidak terjadi penyakit anemia.

“Karena yang kita ketahui, remaja putri itu ada dalam masa sebulannya, mengalami menstruasi sehingga darah yang telah dibuang, dapat diganti dengan tablet tambah darah,”

Terakhir, Kusnandar menjelaskan, tujuan akhir dari Gerakan Aksi Bergizi, tidak lain adalah dengan tujuan menekan angka stunting yang saat ini menjadi masalah Nasional. Semakin besar angka stunting maka tinggi pula masyarakat yang kurang gizi.

“Dalam hal ini tujuan akhir dari kegiatan aksi bergizi ini tetap merujuk pada, penurunan angka stunting,” Pungkasnya. (Adv/Diskominfo Kukar)

Related posts

Bupati Kukar Serahkan Bantuan untuk Nelayan di Loa Tebu dan Mangkurawang

admin

Pimpinan DPRD Samarinda Gelar Rapat Konsultasi

admin

BPKAD Kaltim Diminta Lunasi Penagihan Kontraktor untuk Tingkatkan Serapan Anggaran

admin