TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 620 kali.
OLAH RAGA

Akhmed Reza Fachlevi Kembali Pimpin Percasi Kaltim, Fokus Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur yang digelar di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026).

Samarinda, Tebarberita.id – Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalimantan Timur yang digelar di Hotel Claro, Kompleks Stadion Madya Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (18/7/2026), kembali memilih Akhmed Reza Fachlevi sebagai Ketua Pengurus Provinsi Percasi Kalimantan Timur untuk periode 2026-2030.

Pemilihan yang berlangsung secara aklamasi tersebut sekaligus menjadi forum penyusunan program kerja baru yang difokuskan pada peningkatan pembinaan atlet dan prestasi olahraga catur di Kalimantan Timur.

Usai terpilih, Reza Fachlevi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Percasi kabupaten/kota, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, serta KONI Kalimantan Timur yang selama ini mendukung pengembangan olahraga catur di daerah.

“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dan juga KONI Provinsi Kalimantan Timur. Alhamdulillah saya diberikan amanah untuk kedua kalinya memimpin cabang olahraga ini. Tentunya kita mempunyai harapan yang sangat besar bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur bisa lebih meningkat prestasinya,” ujar Reza.

Ia mengatakan kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah program prioritas untuk empat tahun ke depan. Salah satu target utama adalah meningkatkan prestasi atlet setelah Kalimantan Timur berhasil meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) sebelumnya.

Menurut Reza, pembinaan atlet akan diperkuat melalui program yang lebih terstruktur, termasuk pembentukan sekolah catur sebagai wadah pembinaan jangka panjang bagi atlet usia muda.

“Kami sudah menyusun berbagai program. Salah satunya bagaimana ke depan Percasi Kalimantan Timur memiliki sekolah catur yang skemanya sudah kami siapkan dan tempatnya juga sudah ada. Harapannya bibit-bibit pecatur muda bisa dibina secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan prestasi di masa mendatang,” katanya.

Sekretaris KONI Kalimantan Timur, Abdul Muis, menilai Musprov mencerminkan komitmen organisasi dalam menjalankan tata kelola yang profesional. Menurutnya, keberhasilan cabang olahraga tidak hanya ditentukan oleh capaian atlet, tetapi juga kualitas pengelolaan organisasi.

“Tata kelola organisasi yang baik dan pembinaan atlet yang berkelanjutan merupakan dua kunci kemajuan olahraga. Musprov adalah bentuk komitmen menjalankan roda organisasi dengan baik. Kami mengucapkan selamat kepada Pak Akhmed Reza Fachlevi yang kembali dipercaya memimpin Percasi Kaltim dan meyakini organisasi ini akan semakin berjaya,” ungkap Abdul Muis.

Dukungan juga disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, Rasman Rading. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperluas pembinaan hingga tingkat kabupaten dan kota melalui penyelenggaraan kompetisi secara rutin.

“Saya minta pembinaan usia dini terus dilanjutkan melalui berbagai kejuaraan. Kabupaten dan kota juga harus lebih aktif menggelar kompetisi sehingga muncul regenerasi atlet dari bawah yang nantinya bisa diseleksi ke tingkat provinsi hingga nasional,” kata Rasman.

Meski anggaran pembinaan olahraga masih terdampak kebijakan efisiensi, Rasman optimistis pengembangan prestasi tetap dapat berjalan apabila organisasi mampu menghadirkan inovasi dalam menjalankan program-programnya.

“Saya yakin banyak atlet yang memiliki potensi, hanya saja belum semuanya terwadahi. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi selama ini patut diapresiasi karena Kalimantan Timur selalu diperhitungkan pada berbagai ajang nasional maupun internasional. Semoga kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” tutupnya.

Selain Musprov, secara bersamaan, Percasi Kalimantan Timur juga menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur sebagai bagian dari program pembinaan atlet berkelanjutan. Kejuaraan tersebut menjadi ajang penjaringan atlet potensial yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pra-PON, hingga PON.

Reza mengatakan Kejurprov bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi sarana evaluasi terhadap hasil pembinaan yang telah dilakukan di tingkat kabupaten dan kota.

“Kami memiliki target agar prestasi Percasi Kalimantan Timur terus meningkat. Setelah berhasil menyumbangkan medali pada PON sebelumnya, tentu kami ingin capaian itu bisa lebih baik lagi. Karena itu pembinaan atlet harus terus berjalan dan Kejurprov menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat perkembangan atlet-atlet kita,” ujar Reza.

Menurutnya, peningkatan prestasi membutuhkan proses pembinaan yang berkesinambungan melalui kompetisi yang rutin sehingga atlet memperoleh pengalaman bertanding sebelum tampil pada kejuaraan yang lebih tinggi.

Rasman Rading kembali menegaskan pentingnya pembinaan sejak usia dini melalui kompetisi di tingkat daerah.

“Jangan hanya berharap mengikuti kejuaraan di provinsi, tetapi harus membuat kompetisi-kompetisi mini, terutama untuk usia dini. Dari sana akan muncul regenerasi atlet yang nantinya bisa diseleksi di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.

Ia menilai Kalimantan Timur memiliki banyak atlet berbakat yang belum seluruhnya memperoleh kesempatan berkembang.

“Saya yakin banyak sekali atlet, hanya belum terwadahi saja. Apa yang dilakukan Pengprov Percasi ini patut diapresiasi karena setiap even nasional maupun internasional, Percasi Kalimantan Timur selalu hadir dan sangat diperhitungkan,” ucapnya.

Abdul Muis menambahkan Kejurprov merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang yang harus dilaksanakan secara konsisten untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga nasional.

“Kejurprov adalah bagian dari komitmen Percasi dalam melaksanakan pembinaan atlet secara berkelanjutan. Kepada seluruh atlet dan pelatih kami ucapkan selamat bertanding. Semoga ajang ini menjadi tempat mengasah kemampuan, strategi, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov, Pra PON, hingga PON yang akan datang,” tutup Abdul Muis. (*)

Related posts

Kejurprov Catur Kaltim Diikuti 240 Atlet, Momentum Tingkatkan Prestasi dan Tata Kelola Organisasi

admin

Final Liga Champions, Template Pahit AC Milan Menghantui Manchester City

admin

Tingkatkan Kesadaran Pelayanan Kepemudaan, Dispora Kaltim Gelar Sosialisasi

admin