Denpasar, Tebarberita.id – Maskapai TransNusa memperluas jaringan penerbangannya dari Bali dengan membuka rute langsung Denpasar-Surabaya (DPS-SUB) pulang-pergi mulai 21 September 2026.
Rute baru tersebut menambah konektivitas langsung antara Bali dan Jawa Timur sekaligus memperkuat Denpasar sebagai salah satu basis operasional utama TransNusa. Pembukaan rute ini menjadi bagian dari ekspansi jaringan domestik maskapai sepanjang 2026.
Group CEO TransNusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan Surabaya menjadi salah satu tambahan penting dalam pengembangan konektivitas dari Bali.
“Kami terus melihat bagaimana TransNusa dapat berkembang dengan menambahkan koneksi yang memiliki relevansi bagi perjalanan domestik. Surabaya menjadi tambahan terbaru dalam jaringan kami dari Bali dan sekaligus memperluas pilihan destinasi yang dapat dijangkau langsung oleh pelanggan. Kami akan terus mengevaluasi dan mengembangkan jaringan secara bertahap, dengan Bali tetap menjadi salah satu basis penting dalam ekspansi TransNusa di Indonesia,” ujar Datuk Bernard Francis dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini.
Layani sekali sehari
Pada tahap awal, penerbangan Denpasar-Surabaya dilayani satu kali setiap hari. Penerbangan 8B-5376 berangkat dari Denpasar pada pukul 18.05 dan dijadwalkan tiba di Surabaya pukul 18.10 waktu setempat. Untuk penerbangan dari Surabaya menuju Denpasar, TransNusa menggunakan nomor penerbangan 8B-5377 dengan jadwal keberangkatan pukul 18.50 dan tiba di Denpasar pukul 20.55 waktu setempat.
Mulai 10 Oktober 2026, maskapai akan menambah satu penerbangan sehingga rute tersebut dilayani dua kali sehari untuk masing-masing arah.
Penerbangan tambahan 8B-5370 dijadwalkan berangkat dari Denpasar pukul 07.10 dan tiba di Surabaya pukul 07.05 waktu setempat. Sementara penerbangan 8B-5371 meninggalkan Surabaya pukul 07.35 dan tiba di Denpasar pukul 09.25.
Penambahan frekuensi tersebut memberikan alternatif perjalanan pada pagi dan sore hari bagi penumpang yang bepergian antara kedua kota.
Bali jadi basis ekspansi
TransNusa menempatkan Bali sebagai salah satu titik penting dalam pengembangan jaringan penerbangannya. Dari Denpasar, maskapai tersebut saat ini menghubungkan penumpang dengan sejumlah tujuan domestik dan internasional.
Destinasi yang dilayani dari Bali mencakup Jakarta, Manado, Lombok, Bima, Wakatobi, Waingapu, Singapura, Perth, Guangzhou, dan Phuket. Dengan masuknya Surabaya ke dalam jaringan tersebut, TransNusa memperluas konektivitas domestiknya dari Denpasar menuju salah satu pusat ekonomi utama di Jawa Timur.
Pengembangan jaringan dilakukan secara bertahap melalui pembukaan rute baru maupun penambahan frekuensi pada rute yang sudah beroperasi. Strategi tersebut juga mencakup pengembangan konektivitas regional dari Bali.
“Bali memiliki posisi penting dalam jaringan TransNusa, baik untuk penerbangan domestik maupun regional. Karena itu, kami akan terus melihat bagaimana jaringan dari Bali dapat dikembangkan secara tepat, termasuk melalui penambahan destinasi dan frekuensi penerbangan. Kami ingin memastikan setiap rute yang kami hadirkan memiliki peran dalam membangun jaringan yang semakin terhubung dan memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan,” tambah Datuk Bernard Francis, Group CEO TransNusa.
Tiket mulai Rp800 ribu
Sebagai Premium Service Carrier, TransNusa menyediakan beberapa pilihan produk layanan, yakni SEAT, SEAT-PLUS, dan FLEXI-PRO. Pilihan tersebut dirancang untuk memberikan fasilitas dan fleksibilitas yang berbeda sesuai kebutuhan perjalanan. Penumpang juga memperoleh fasilitas 20 kilogram bagasi tercatat dan 7 kilogram bagasi kabin, serta pilihan ruang kaki yang lebih lega.
Tiket rute Denpasar-Surabaya dan Surabaya-Denpasar telah mulai dijual sejak 11 September 2026 dengan harga mulai Rp800.000 sekali jalan. Pemesanan dapat dilakukan melalui kanal resmi TransNusa dan berbagai kanal penjualan resmi lainnya.
Dengan beroperasinya rute baru tersebut, masyarakat kini memiliki alternatif penerbangan langsung antara Bali dan Surabaya. Mulai Oktober, pilihan perjalanan juga bertambah dengan tersedianya jadwal penerbangan pada pagi dan sore hari. (*)

