TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 639 kali.
NASIONAL

Nusron Wahid Absen Dua Hari di DPR, Wamen ATR: Tidak Sakit

Nusron Wahid

Jakarta, Tebarberita.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid tidak menghadiri rapat bersama Komisi II DPR RI selama dua hari berturut-turut, Selasa dan Rabu (15–16/9/2026). Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengatakan Nusron memiliki agenda lain yang telah dijadwalkan.

Ketidakhadiran Nusron menjadi sorotan karena berlangsung bersamaan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam perkara tersebut, KPK telah menetapkan delapan tersangka dan menyebut empat di antaranya diduga merupakan orang kepercayaan Nusron.

Ossy mengatakan dirinya mendapat penugasan untuk mewakili Nusron dalam rapat di DPR. Ia menyebut ketidakhadiran tersebut berkaitan dengan agenda Menteri ATR/BPN yang telah terjadwal.

“Saya hadir di sini, kemarin, mewakili. Tentunya itu adalah penugasan dari beliau sebagai Menteri ATR/BPN. Dan tentunya terkait agenda dan jadwal Bapak Menteri sudah menyesuaikan dengan agenda dan jadwal beliau yang sudah terjadwalkan,” ujar Ossy kepada awak media di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/09/2026).

Ossy Bantah Nusron Sakit

Ossy membantah informasi yang menyebut Nusron sedang sakit. Namun, ketika ditanya mengenai lokasi Nusron saat ini, ia mengatakan perlu memastikan terlebih dahulu kepada Sekretariat Menteri.

“Saya harus cek dengan Sekretariat Menteri, kalau seperti itu,” ujarnya.

Ossy memastikan dirinya tetap berkomunikasi dengan Nusron setiap hari. Menurutnya, komunikasi tersebut tetap berlangsung karena Nusron masih memimpin Kementerian ATR/BPN.

“Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau,” katanya.

Nusron tidak hadir dalam rapat Komisi II DPR pada Selasa (15/9) yang antara lain membahas pengelolaan aset pemerintah daerah dan aset badan usaha milik daerah. Pada Rabu (16/9), ia kembali tidak hadir dalam rapat yang membahas penetapan dan penyesuaian rencana kerja serta anggaran Kementerian ATR/BPN.

Berlangsung Bersamaan dengan OTT KPK

Ketidakhadiran Nusron terjadi sehari setelah KPK mengumumkan hasil OTT di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dalam penyidikan tersebut, KPK menyatakan empat dari delapan tersangka merupakan orang yang disebut sebagai orang kepercayaan Nusron berdasarkan keterangan dan barang bukti yang telah diperoleh penyidik.

Keempat orang tersebut adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua Bidang Organisasi Kemasyarakatan Partai Golkar Fahd El Fouz Arafiq, serta pihak swasta Erwin dan Muhammad Fakhry.

KPK belum menetapkan Nusron sebagai tersangka dalam perkara tersebut. Pada Rabu (16/9), Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan kemungkinan pemeriksaan terhadap Nusron masih bergantung pada kebutuhan penyidikan.

“Apakah nanti NW [Nusron] dipanggil ya? Itu tergantung kebutuhan di penyidikan ke depan. Apakah memang dibutuhkan atau tidak, nanti kita lihat update proses penyidikan yang sedang berjalan,” ujar Taufik.

Dengan demikian, hingga 16 September 2026, KPK belum mengumumkan jadwal pemeriksaan Nusron. Sementara di lingkungan ATR/BPN, Ossy tetap menjalankan tugas mewakili Menteri ATR/BPN dalam agenda bersama DPR selama Nusron tidak menghadiri rapat tersebut. (*)

Related posts

Jokowi Akan Hadir pada Pelantikan Presiden Terpilih di Gedung Nusantara

admin

Mahkamah Kehormatan DPR Gelar Sidang Etik Terbuka untuk Adies Kadir, Nafa Urbach, Surya Utama, Eko Hendro Purnomo, dan Ahmad Sahroni

admin

Pertamina: Gangguan Distribusi BBM di Sumatra Utara Dipicu Dugaan Kecurangan Oknum Pengemudi

admin