Samarinda, Tebarberita.id — Borneo FC menegaskan kesiapannya menghadapi persaingan di fase Grup D AFC Challenge League 2026-2027. Klub berjuluk Pesut Etam itu akan menjadi tuan rumah seluruh pertandingan grup di Samarinda setelah mengakhiri kompetisi domestik sebagai runner-up Super League.
Di Grup D, Borneo FC akan menghadapi One Taguig FC dari Filipina, Tainan City dari Taiwan, serta pemenang pertandingan playoff antara Ezra FA dari Laos dan Yangon United asal Myanmar.
Persiapan menghadapi kompetisi Asia turut diikuti perubahan besar dalam komposisi skuad. Manajemen Borneo FC melepas 15 pemain, termasuk kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata yang bergabung dengan Persija Jakarta serta Mariano Peralta yang pindah ke Persib Bandung.
Sebagai pengganti, pelatih asal Portugal Mauro Jeronimo mendatangkan sejumlah pemain asing, di antaranya Njabulo Blom dan Kablan Davy N’Goma.
Skuad Borneo FC yang berjumlah 31 pemain kemudian menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta hingga akhir Agustus untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi internasional tersebut.
Mauro minta tim fokus sejak laga pertama
Mauro menilai status tuan rumah harus dimanfaatkan secara maksimal. Dukungan suporter di Samarinda diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain, terlepas dari kualitas lawan yang akan dihadapi.
“Apa yang saya pikir? Opini jujur saya, kita harus mainkan tiga laga pertama terlepas dari lawannya,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Ia meminta skuadnya menjalani persiapan secara serius sebelum tampil di fase grup.
“Kita harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Menurut Mauro, faktor bermain di kandang dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi Borneo FC, terutama dari sisi dukungan psikologis.
“Kita bermain di Samarinda, jadi kita bermain di depan suporter kita,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Dukungan publik Samarinda, lanjutnya, diharapkan mampu meningkatkan motivasi pemain ketika menghadapi pertandingan di level internasional.
“Dan kami sangat akan termotivasi untuk bermain dalam pertandingan internasional ini,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Pelatih belum ingin menilai calon lawan
Mauro belum memberikan penilaian mengenai kekuatan para pesaing Borneo FC di Grup D. Ia memilih mengumpulkan informasi dan menganalisis masing-masing calon lawan terlebih dahulu sebelum menentukan pendekatan taktis yang akan digunakan.
“Namun dalam kenyataannya, saya tidak ingin berkomentar tentang lawan karena saya tidak mengenal mereka,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Tim pelatih akan melakukan analisis melalui rekaman pertandingan dan pemantauan terhadap permainan calon lawan sebelum kompetisi dimulai.
“Saya harus pelajari terlebih dahulu untuk memberikan pendapat,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Meski belum mengetahui secara mendalam karakter seluruh lawan, Mauro mengingatkan skuadnya untuk tidak meremehkan pertandingan di fase grup.
“Tapi saya percaya pada sepak bola tidak ada pertandingan mudah. Kita harus tetap rendah hati, kita harus kerja keras agar bisa tampil baik dalam pertandingan tersebut,” ujar Mauro Jeronimo, Pelatih Borneo FC.
Dengan status sebagai tuan rumah, Borneo FC kini memusatkan perhatian pada pematangan skuad dan persiapan teknis sebelum menjalani tiga pertandingan fase grup di Samarinda. (*)
