TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 636 kali.
KESEHATAN

Bedah The Oracle of Usadha, Upaya Menjembatani Tradisi Bali dan Sains Modern

Denpasar, Tebarberita.id — Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali menjadi ruang pertemuan lintas disiplin saat buku The Oracle of Usadha karya Dr. dr. I Gusti Ngurah Putra Eka Santosa, M.Fis dibedah, Senin sore. Forum tersebut menghadirkan akademisi, tokoh spiritual, tenaga kesehatan, hingga pejabat kesehatan dalam diskusi mengenai titik temu pengobatan tradisional Bali dan pendekatan ilmiah modern.

Buku yang ditulis dokter yang akrab disapa dokter Ngurah itu lahir dari upaya mencari dasar ilmiah terhadap praktik-praktik tradisi Bali seperti melukat, meditasi, hingga ritual pebayuhan yang selama ini diwariskan turun-temurun.

Kegiatan bedah buku dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pejabat Dinas Kesehatan, dekan fakultas kedokteran, direktur rumah sakit se-Bali, hingga sejumlah tokoh masyarakat dan keluarga puri. Tampak hadir antara lain Ida Dalem Semaraputra dari Puri Klungkung, A.A. Bagus Djelantik dari Puri Ageng Karangasem, dr. Anak Agung Martha Sp.OG dari Puri Nyalian, Dr. I Gede Subawa, M.Kes., AAK, serta dr. Wayan Mustika.

Dalam forum tersebut, pembedah pertama, Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa Pemayun, membagikan pengalamannya mengenai praktik penyembuhan berbasis Usadha Bali.

“Dalam berbagai teks Usadha, kemampuan menyembuhkan diri sendiri itu memang ada,” katanya.

“Saya sendiri pernah membuktikannya. Saat jatuh dari ketinggian tujuh meter, tulang servikal saya patah dan saya lumpuh. Saya masih menggunakan aksara sebagai media penyembuhan.”

Dokter Ngurah menjelaskan, buku tersebut disusun sebagai bentuk pencarian generasi muda terhadap dasar ilmiah tradisi leluhur, bukan untuk mempertentangkan budaya dengan ilmu pengetahuan.

“Kita sebagai milenial tidak mau menerima budaya nak mula keto,” ujarnya usai acara.

“Jadi kami mencoba mencari dasar ilmiah dari apa yang sudah dilakukan leluhur kita.”

Akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Mahasaraswati Denpasar itu menilai perkembangan riset biomedik mulai membuka ruang dialog antara Usadha Bali dan dunia kedokteran modern, khususnya pada bidang regenerative medicine.

“Dengan majunya penelitian di bidang biomedik, kita menemukan titik temunya. Usadha Bali dengan kedokteran bertemu pada regenerative medicine,” jelasnya.

Menurutnya, sejumlah praktik tradisional kini mulai dipelajari secara ilmiah, seperti meditasi yang dikaitkan dengan penurunan stres oksidatif, melukat yang dipahami melalui modulasi sistem saraf otonom, hingga ritual pebayuhan yang disebut memiliki keterkaitan dengan jalur epigenetik.

Sementara itu, Prof. Dr. dr. I Made Jawi, M.Kes menilai buku tersebut mampu meletakkan dasar integrasi Usadha Bali dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat secara lebih terukur.

Pandangan serupa disampaikan Prof. apt. Dr. rer. nat. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Si. Ia menyebut The Oracle of Usadha menawarkan kerangka nilai atau aksiologi dalam menjembatani praktik pengobatan tradisional dengan kedokteran berbasis bukti di masa depan.

Peserta forum, I.B. Ketut Kiana, menilai buku tersebut menjadi jawaban atas berbagai pertanyaan mengenai praktik kearifan lokal Bali yang selama ini diwariskan berdasarkan keyakinan.

“Yang dulunya hanya berdasarkan warisan dan keyakinan, sekarang dijelaskan dan dibuktikan secara ilmiah,” katanya.

“Saya melihat keberanian anak muda dalam buku ini untuk mengangkat dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dari dulu tersimpan mengenai kearifan lokal Bali.”

Menutup diskusi, dokter Ngurah berharap bukunya dapat menjadi ruang dialog lintas generasi agar masyarakat Bali semakin memahami makna budaya yang dijalankan.

“Kita berharap buku ini menjadi pemantik diskusi antargenerasi, sehingga kita sebagai orang Bali lebih mencintai Bali — dan melaksanakan budaya Bali tidak sebagai formalitas, namun lebih dalam memaknainya.” (esf)

Related posts

Digitalisasi Manuskrip Etnomedisin Jawa untuk Lestarikan Pengobatan Tradisional Berbasis Tanaman Obat

admin

Profesor di BRIN Dorong Pendekatan Biopsikososial dan Teknologi AI untuk Penyakit Stroke

admin

Sekitar Rp100 Triliun Uang Keluar dari Indonesia ke Luar Negeri

admin