TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 860 kali.
BERITA UTAMA EKONOMI NASIONAL

UEA Investasi Rp299 Triliun, Korsel dan China Nyusul ke IKN

Tebarberita.id, Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebutkan, Uni Emirat Arab (UEA) sudah menaruh investasi senilai USD 20 miliar, atau setara Rp 299,5 triliun (kurs Rp 14.975 per dolar AS) untuk proyek IKN Nusantara.

“Kalau investasi Uni Emirat Arab itu USD 20 miliar, langsung taruh di INA,” kata Bahlil di Command Center Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, Rabu (20/7/2022).

Selain UEA, ia melanjutkan, sejumlah negara Asia lain pun sudah menyatakan minat investasinya untuk proyek ibu kota baru tersebut. Beberapa diantaranya bahkan sudah menyampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya ingin mengatakan, investasi yang akan masuk ke IKN, negara-negaranya sudah ada. Contoh Uni Emirat Arab, Korea (Selatan), Taiwan, China, banyak,” ungkap Bahlil.

“Kayak kemarin saya dampingi investor dari Foxconn (perusahaan Taiwan), Chairman-nya ketemu bapak Presiden. Kemarin saya mengatur pertemuan bapak Presiden ke Korea, itu pun pingin lakukan investasi,” jelasnya.

Bahlil pun optimistis, minat investor asing untuk menanamkan modalnya di proyek IKN Nusantara bakal terus berlanjut. Meskipun kondisi global saat ini tengah diwarnai gejolak tingkat inflasi hingga situasi geopolitik Rusia-Ukraina.

“Total investasi untuk IKN itu Rp 500 triliun kurang lebih. Kan 20 persen dibiayai oleh APBN, sisanya investasi. Itu kan waktunya waktunya bukan 4 tahun selesai Rp 500 t itu, itu kan 10 sampai 20 tahun,” bebernya.

“Aku yakin begini ya, orang itu pada mau investasi di IKN, kebetulan di tim transisi IKN, ketua koordinator untuk investasinya kan di Kementerian Investasi. Jadi menurut saya tidak ada kata mundur. Ikn harga mati, dan harus jalan terus,” tegas Bahlil. (*)

Sumber: Liputan6

Related posts

Jelang Kembalinya RSI, Manajemen Rekrut Nakes dan Penunjang, Tembus 2.500 Pelamar

admin

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Ada Sanksi untuk Pengusaha Tak Beri THR Pekerja

admin

Ketua Komisi IV Pertanyakan Jumlah dan Legalitas TKA di Kaltim

admin