TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 673 kali.
ADVERTORIAL KUTAI TIMUR

Sempekat Keroan Kutai Kabupaten Kutai Timur Resmi Dikukuhkan, Abdul Kader: Kita Kompak Kerja Sama Bangun Kutim

Tebarberita.id, Sangatta – Pengurus Kerapatan Daerah Sempekat Keroan Kutai Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2022-2027 resmi dikukuhkan oleh Petinggi Pore Kerapatan Wilayah Sempekat Keroan Kutai Provinsi Kaltim Aji Mirza Wardana, di Ruang Meranti, Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Kutim, Kamis (08/06/2023).

Pengukuhan tersebut turut disaksikan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Forkopimda, pejabat di lingkungan Pemkab Kutim serta undangan lainnya.

Pengukuhan  Pengurus Kerapatan Daerah Sempekat Keroan Kutai Kabupaten Kutai Timur (Kutim) itu berdasarkan  SK Kerapatan Wilayah Sempekat Keroan Kutai nomor 11/SK/KW-SK2/IX/2022 tentang susunan pengurus sempekat keroan Kutai Kerapatan Daerah Kabupaten Kutai Timur, Abdul Kader sebagai Petinggi Pore Kerapatan Daerah Sepmpekat Keroan Kutai Kabupaten Kutim dan Encek Abdul Gaffar sebagai Petinggi Pore Harian Encek Abdul Gaffar dan pengurus lainnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia, Encek Abdul Gaffar mengatakan Budaya Kutai merupakan harta pusaka yang harus ditegakan, dilestarikan dan dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mewarisi kejayaan anak cucu di masa yang akan datang.

“Dengan begitu Betulungan Etam Rakat Kutai Jagau adalah tugas dan peran organisasi Sempekat Keroan Kutai, dengan menjadikan  Keroan Kutai memiliki budaya yang tingggi, unggul dan bermartabat, dalam rangka membangun kebersamaan, khususnya orang kutai,” ucap Encek.

Sementara itu, Petinggi Pore Kerapatan Daerah Sepmpekat Keroan Kutai Kabupaten Kutim, Abdul Kader menyebut, berdasarkan sejarah Kutai pernah mengalami kejayaan di sebuah kerajaan tertua dan menjabat pertama dinusantara ini. Di samping itu, juga sebagai pusat perdagangan, penyebaran agama dan budaya pada abad ke 4 masehi.

“Tujuan kami adalah mempertahankan adat istiadat, seni budaya kutai yang merupakan harta pusaka yang harus ditegakkan dan dilestarikan,” tuturnya.

Lebih lanjut mantan Kepala Kesbapol Kutim ini menuturkan, Kabupaten adalah daearh heterogen terdapat beberapa suku, agama dan budaya. Untuk itu, Keroan Kutai Kabupaten Kutim ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar dalam mendukungan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim.

“Kami juga mengimbau kepada paguyuban, forum, ormas, lembaga adat, mari kita menunjukkan jati diri kita, sebagai lembaga yang mampu menengah dari persoalan-persoalan yang terjadi ditengah masyarakat. Kalau ada apa-apa, kita berunding bersama. Dan mari sepakat mejaga kondusifitas Kutim, sehingga pembangunan berjalan sebagaimana yang diharapkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Abdul Kader menerangkan, “Etam Rakat Kutai Jagau” jangan disalah artikan. Namun “Jagau” dimaksud adalah, kuat melestarikan budaya, kuat melestarikan kesenian adat, kuat dalam mejaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Kita kompak bekerjsama dalam membangun Kutim, tanpa kekompakkan pembangunan tidak akan berjalan sebagaimana yang kita harapkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Petinggi Pore Kerapatan Wilayah Sempekat Keroan Kutai Provinsi Kaltim, Aji Mirza Wardana menyebut, Etam Rakat Kutai adalah sebuah wadah untuk menguatkan kerakatan antara orang-orang kutai dan mendorong kemajuan, agar berkontribusi nyata bagi daerah dan negara. Dan juga melestarikan kearifan lokal serta menjaga marwah, sebagai bagaian dari masyarakat yang bermartabat.

“Maka kami sangat mengedepan dan sangat berharap, bahwa saling mendukung, bahu membahu, merupakan hal yang sangat penting bagi Lembaga ini. Dan menghindari perpecahan, menguatkan persatuan, demi berkontribusi bagi daerah, bangsa dan negara. Harapan kami, Lembaga ini bisa turut mewarnai pembangunan dan kerakatan masyarakat Kutim,” tutupnya. (ADV/DISKOMINFO KUTIM)

Related posts

Pemkot Diminta Panggil Pengembang Nakal

admin

PJU Belum Merata, Samri: APBD Tak Mampu, Pemkot Perlu Koordinasi Dengan Pemprov

admin

Samarinda Kekurangan Guru, Sri Puji Minta Pemkot Lebih Perhatikan Sektor Pendidikan

admin