TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 627 kali.
NEWS

Polisi Tangkap 8 Pengurus Yayasan Pengelola Kuil Ram di Ayodhya

Kuil Ram di Ayodhya di India

TEBARERITA – Penyelidikan atas dugaan penyimpangan keuangan di sebuah kuil Hindu yang memiliki hubungan erat dengan Perdana Menteri India Narendra Modi mengancam mencoreng salah satu proyek paling simbolis bagi partai berkuasa.

Dua pengurus Kuil Ram di Ayodhya telah mengundurkan diri, sementara polisi menangkap delapan pejabat dari yayasan yang mengelola kompleks kuil tersebut setelah muncul dugaan penggelapan dana pada awal bulan ini, menurut seorang sumber yang mengetahui penyelidikan. Sumber tersebut meminta identitasnya dirahasiakan karena proses investigasi masih berlangsung.

Sumbangan tunai yang diterima kuil setiap bulan diperkirakan berkisar antara 40 juta rupee hingga 100 juta rupee (sekitar US$422 ribu hingga lebih dari US$1 juta).

Dugaan penyimpangan meliputi pencurian uang tunai serta perhiasan emas dan perak yang disumbangkan para umat. Di India, para penganut Hindu lazim mempersembahkan uang dan logam mulia sebagai bentuk pengabdian, dan sebagian sumbangan tidak selalu dicatat secara individual sebelum dimasukkan ke dalam kas kuil.

Yayasan pengelola kuil belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Kuil Ram dibangun di lokasi sengketa di Ayodhya setelah putusan Mahkamah Agung India pada 2019. Pembangunan kuil tersebut merupakan puncak dari kampanye politik yang telah berlangsung puluhan tahun, dipelopori oleh Bharatiya Janata Party (BJP) dan organisasi ideologinya, Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS). Kampanye itu dinilai berperan besar dalam mengubah BJP menjadi kekuatan politik nasional.

Penyelidikan terhadap pengelolaan tempat ibadah yang disucikan oleh jutaan umat Hindu ini berlangsung ketika BJP bersiap menghadapi pemilihan penting di negara bagian Uttar Pradesh yang diperkirakan digelar akhir tahun ini.

Uttar Pradesh merupakan negara bagian dengan jumlah penduduk terbesar di India dan saat ini dipimpin BJP di bawah Kepala Menteri Yogi Adityanath, seorang biksu Hindu yang dikenal memiliki pandangan garis keras.

“Ini kemungkinan menjadi salah satu kemunduran politik terbesar bagi RSS maupun partai yang sedang berkuasa,” kata Nilanjan Mukhopadhyay, jurnalis sekaligus penulis biografi Narendra Modi.

Ia menilai situasi tersebut menunjukkan adanya jarak yang semakin jelas antara pemerintahan Yogi Adityanath di Uttar Pradesh dan kepemimpinan pusat BJP.

Narendra Modi sendiri memimpin upacara peresmian Kuil Ram pada Januari 2024 di lokasi yang diyakini umat Hindu sebagai tempat kelahiran Dewa Ram. Peresmian itu menandai tercapainya salah satu tujuan ideologis utama BJP. Acara tersebut disiarkan secara langsung ke seluruh India dan memperkuat dukungan pemilih Hindu terhadap partai menjelang pemilihan umum.

BJP menegaskan bahwa dugaan penyimpangan tersebut hanya melibatkan individu tertentu dan menyatakan bahwa tindakan cepat aparat membuktikan adanya akuntabilitas dalam penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, oposisi dari Indian National Congress menyebut kasus ini sebagai ujian terhadap klaim BJP mengenai transparansi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“BJP kini harus bersiap menghadapi kemarahan publik atas kegagalan moral yang sangat serius ini,” ujar juru bicara Kongres, Pawan Khera.

Ia juga mendesak agar penyelidikan diawasi oleh seorang mantan hakim Mahkamah Agung India, bukan hanya aparat penyidik setempat.

Di sisi lain, juru bicara BJP Gopal Krishna Agarwal mengatakan bahwa tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti bersalah merupakan satu-satunya respons yang tepat atas apa yang terjadi di Ayodhya.

Bagi banyak peziarah, kabar tersebut menjadi pukulan yang mengejutkan.

“Ini benar-benar tidak kami duga dan sangat menyakitkan. Kami sudah dua kali berkunjung sejak kuil itu selesai dibangun,” kata salah seorang umat, Vivek Dwivedi.(*)

Sumber:smcp.com

Related posts

Pemerintah Sediakan Rp7,6 Triliun untuk Minyak Goreng

admin

Kesulitan PPDB Online, Pendaftar Boleh Bertanya ke Sekolah

admin

Pengemudi Ojol Dikira Intel di Makassar Dikeroyok Hingga Tewas, Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas

admin