TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 633 kali.
PENDIDIKAN

Puluhan Anak di Kaltim Asah Daya Ingat dan Public Speaking Lewat Level Up Camp 2026

Samarinda, Tebarberita.id – Sebanyak 33 anak dan remaja dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memanfaatkan libur sekolah untuk mengikuti pelatihan pengembangan diri melalui Level Up Camp 2026 yang digelar Semesta Academy bekerja sama dengan Ingatan Gajah. Kegiatan berlangsung di Puri Senyiur Hotel, Samarinda, pada 26–28 Juni 2026.

Peserta berusia 10 hingga 18 tahun itu berasal dari Samarinda, Balikpapan, Bontang, Sangatta, Tenggarong, hingga Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. Selama tiga hari, mereka mengikuti pelatihan yang menggabungkan penguatan daya ingat, strategi belajar, serta keterampilan berbicara di depan umum.

Mengusung tema Sharpen Your Mind, Own The Stage, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir, konsentrasi, daya ingat, kepercayaan diri, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara sistematis sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan dunia kerja di masa mendatang.

Pada sesi Super Brain, peserta mempelajari teknik menetapkan tujuan, metode mengingat atau memory sports, strategi belajar efektif, pembentukan kebiasaan produktif, hingga simulasi kompetisi daya ingat. Materi disampaikan oleh Founder Ingatan Gajah, Yudi Lesmana, yang menyandang gelar International Grandmaster of Memory, didampingi Safira Azizah.

Sementara itu, pelatihan Public Speaking dipandu Co-Founder Semesta Academy, I Made Kertayasa, bersama empat mentor. Dalam sesi tersebut peserta belajar membangun rasa percaya diri, menyusun materi presentasi, serta teknik membuka dan menutup presentasi secara efektif.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti dua tantangan utama, yakni kompetisi daya ingat menggunakan standar memory sports serta presentasi kelompok di hadapan orang tua. Dalam presentasi tersebut, peserta menyampaikan materi dalam bahasa Indonesia dengan pembukaan dan penutupan menggunakan bahasa Spanyol maupun Italia.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok terbaik berdasarkan akumulasi penilaian yang mencakup disiplin, kerja sama, kemampuan akademik, serta performa presentasi selama pelatihan.

Founder Ingatan Gajah, Yudi Lesmana, mengatakan kemampuan belajar secara aktif menjadi salah satu kompetensi yang semakin penting di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat.

“Apa yang dipelajari hari ini bisa jadi tidak lagi relevan lima atau sepuluh tahun mendatang. Karena itu, anak-anak perlu memiliki kemampuan belajar cepat, mengingat, memahami, menganalisis, dan percaya diri agar mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan,” ujarnya.

Co-Founder Semesta Academy, I Made Kertayasa, menilai kemampuan akademik harus diimbangi dengan keterampilan komunikasi agar generasi muda lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Penguasaan materi saja tidak cukup. Generasi muda juga perlu mampu berpikir kritis, menyampaikan ide secara efektif, dan tampil percaya diri agar lebih siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja,” katanya.

Respons positif juga datang dari para orang tua peserta. Rini mengaku melihat perubahan pada anaknya setelah mengikuti pelatihan tersebut.

“Anak saya menjadi lebih percaya diri saat tampil di depan umum. Selain melatih daya ingat, kegiatan ini juga membantu mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan memiliki gambaran mengenai tujuan masa depan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Maya yang menilai putranya menjadi lebih berani mencoba pengalaman baru usai mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, salah seorang peserta bernama Adam mengaku pelatihan tersebut membantunya mengatasi rasa gugup ketika berbicara di depan banyak orang.

“Sekarang saya lebih tahu bagaimana menyampaikan pendapat dengan percaya diri dan lebih terstruktur,” katanya.

Melalui Level Up Camp 2026, Semesta Academy dan Ingatan Gajah berharap semakin banyak anak dan remaja memperoleh akses terhadap pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir, komunikasi, dan karakter sebagai bekal menghadapi perubahan di masa depan. (*)

Related posts

Pasca Kelulusan, 80 Persen Siswa SMK Bhakti Pilih Bekerja

admin

343 Wisudawan ITKES WHS Siap Wujudkan SDG’s

admin

UINSI Samarinda Roadshow PMB ke Bontang dan Kutim

admin