TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 651 kali.
ADVERTORIAL DPRD KUTAI KARTANEGARA

Abdul Rasid Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah

Abdul Rasid

Tebarberita.id, Tenggarong – Momen Hari Pahlawan mempunyai arti penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, karena para pahlawan yang bersedia mengorbankan jiwa raganya, Indonesia bisa merasakan arti kemerdekaan dari penjajahan. Jiwa kepahlawanan perlu dipelihara untuk memperkokoh persatuan demi kemajuan bangsa, karena generasi muda bisa lebih berinovasi dalam berkarya untuk bangsa.

“Pesan dari tokoh pendiri Bangsa Bung Karno dan Bung Hatta yang setia berkorban demi tanah air, dua tokoh ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memiliki semangat kuat membangun Indonesia membangun Kukar dan pantang menyerah,” kata Ketua DPRD Kutai Kartanegara Abdul Rasid usai peringatan Hari Pahlawan 10 November 2023 di Kecamatan Muara Kaman.

Dipilihnya Muara Kaman sebagai pusat peringatan Hari Pahlawan 2023 di Kutai Kartanegara, tak lain tak bukan karena Muara Kaman tempat lahir dan berjuangnya tokoh Pejuang Muso Bin Salim melawan penjajahan.

Abdul Rasid juga meminta masyarakat untuk senantiasa menumbuhkan semangat gotong royong, khususnya dalam jiwa pemuda. Ia ingin para pemuda dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berjiwa besar dan selalu bersatu, serta bersama-sama membangun daerah, tidak memandang suku, agama dan sosial budaya.

“Ke depannya pemuda Indonesia harus menjadi yang terbaik, karena masa depan Indonesia berada di tangan pemuda saat ini,” tambah Rasid.

Menurut Rasid, pejuang bangsa yang telah mendahului adalah pondasi perjuangan rakyat Indonesia yang masih hidup, begitu pula perjuangan Muso Bin Salim pahlawan asli tanah Kutai. Perjuangan Pahlawan dalam meraih Kemerdekaan Bangsa Indonesia bukanlah perkara mudah.

Sehingga, penting bagi generasi penerus harus dapat mencontoh para pahlawan pejuang yang telah gugur dalam melindungi Bangsa Indonesia ini dengan penuh pengorbanan.

“Oleh sebab itu kita jangan sia-siakan perjuangan pahlawan yang telah gugur, perjuangan Muso Bin Salim pahlawan asli tanah Kutai yang turut berperan mengabdikan jiwa raganya untuk kemerdekaan,” pungkas Rasid. (Adv)

Related posts

Balikpapan Perlu Perda Tentang Pondok Pesantren

admin

Bupati Mulakan Pembangunan IPA Kapasitas 50 Liter Per Detik di Kabo

admin

Kawal Aspirasi yang ditampung, Joko Wiratno: Kebutuhan Masyarakat Harus Diwujudkan

admin