TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 615 kali.
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

DPRD Samarinda Apresiasi Penghargaan Kemendagri Atas Keberhasilan Pemkot Kendalikan Inflasi

Iswandi

Samarinda, Tebarberita.id – Ketergantungan Kota Tepian untuk memenuhi pasokan bahan pokok dari luar daerah memaksa pemerintah untuk intens memantau laju inflasi. Langkah yang ditempuh Pemkot Samarinda sejauh ini dalam menjaga inflasi diapresiasi wakil rakyat.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Pemkot Samarinda yang berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai salah satu kota terbaik dalam pengendalian inflasi nasional.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai, penghargaan dari pusat itu merupakan buah dari sinergi dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten menjaga stabilitas harga barang di pasar.

“Setiap bulan kami selalu menggelar rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Komisi II, OPD terkait, Bank Indonesia, Bulog, hingga BUMD. Selama ini capaian kinerja Samarinda memang sudah menunjukkan tren yang bagus,” ujar Iswandi, Sabtu (16/5/2026).

Kata dia, Samarinda sebelumnya kerap menduduki posisi dua atau tiga dalam penilaian pengendalian inflasi di tingkat nasional. Karena itu, penghargaan atas peringkat pertama yang diraih saat ini merupakan bonus atas konsistensi kerja di lapangan.

“Pernah saya sampaikan sebelumnya, jika berhasil mendapat juara satu, itu bonus. Hal yang paling krusial adalah bagaimana tetap konsisten menjaga inflasi, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tambahnya.

Secara khusus, Iswandi berterima kasih kepada jajaran Pemkot Samarinda, Perumda Varia Niaga, Bulog, Bank Indonesia, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang terlibat dalam program stabilitas harga.

Menanggapi adanya dana insentif sekitar Rp3 miliar per kategori yang diterima Kota Samarinda dari pusat, Iswandi memandang dana tersebut harus dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, anggaran itu dapat dialokasikan untuk menunjang pembangunan kota atau memberikan stimulasi bagi pihak yang berkontribusi.

“Namanya hadiah, tentu sah-sah saja jika ingin diapresiasikan kembali kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi. Namun, dana ini juga bisa digunakan untuk pos pembangunan kota lainnya yang berdampak luas. Banyak manfaatnya,” jelas Iswandi.

Sebagai informasi, selain sukses menyabet penghargaan di bidang pengendalian inflasi, dalam momentum yang sama Pemkot Samarinda juga menerima penghargaan dari Kemendagri untuk kategori Creative Financing (Pembiayaan Kreatif). (adv/mic)

Related posts

Kecamatan Samboja Pacu Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sektor Kelautan dan Pariwisata

admin

Ketimpangan Pembangunan di Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Inginkan Pemerataan IPM dan Pengentasan Kemiskinan

admin

Buruh Minta UMP Naik 15 Persen, DPRD Kaltim: Harus Ada Kajian Objektif

admin