TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 649 kali.
ADVERTORIAL KUTAI KARTANEGARA

Tiga Desa di Kukar Dicanangkan Sebagai Role Model D’Best Tahun 2023

Rendi Solihin

Tebarberita.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), mengambil langkah besar dalam upaya mengatasi stunting dengan mencanangkan tiga desa sebagai role model D’Best (Desa bebas stunting) tahun 2023.

Wakil Bupati (Wabub) Kukar, Rendi Solihin mengatakan, Pemkab Kukar melalui program ‘Kukar Idaman’ terdapat banyak program kegiatan terkait pengentasan kemiskinan dan bebas stunting. Dia juga menyebutkan, dari yang disampaikan Camat Samboja, terdapat lebih dari 150 anak balita yang ada di Posyandu, namun yang bisa hadir hanya sekitar 50 persen, ini menjadi catatan agar di lakukan jemput bola oleh petugas dari rumah ke rumah.

“Ini agar kehadiran di posyandu bisa maksimal kedepannya” ucap Wabub Kukar, Rendi Solihin beberapa hari lalu.

Rendi juga mengungkapkan, program pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting harus melibatkan seluruh komponen atau lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB).

“Kolaborasi ini penting sehingga bisa memaksimalkan pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting di Kutai Kartanegara sesuai yang target diharapkan” ungkapnya.

lanjutnya, Rendi menyampaikan kabar baik dari hasil kerja kolaboratif lintas OPD angka stunting di Kukar sampai bulan September 2023 ini mengalami penurunan yang signifikan, release resminya nanti di Bulan Desember 2023.

“Dari info yang kami dengar dari 27 persen sudah dibawah 15 persen, kita tunggu releasenya kementerian kesehatan Desember nanti,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas P2KB Adinur mengatakan, tidak semua kondisi fisik kecil pendek itu stunting, karena stunting hanya bisa diketahui setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh dokter spesialis anak.

“Kenapa stunting itu penting, karena dampak jangka pendek dan panjangnya cukup mengkhawatirkan kita semua” ujarnya.

Diketahui, Pada acara tersebut Wabup Rendi Solihin berkesempatan menyerahkan alat peraga stunting kepada kepala Desa Samboja Kuala dan bantuan freezer kepada UMKM. (Adv/Diskominfo Kukar)

Related posts

Warga Rajawali Dalam Keluhkan Pemindahan TPS, Samri : Bukan Kebijakan Pemkot, Warga Tetap Bisa Tetap Buang Sampah di Sana

admin

Pansus Investigasi Pertambangan Susun Program Kerja

admin

Ketua Komisi III Harap Otorita IKN Kerja Nyata untuk SDM Kaltim

admin