TebarBerita.ID
      Artikel ini telah dilihat : 888 kali.
ADVERTORIAL DPRD SAMARINDA

Jumlah Posyandu Masih Kurang dan Belum Merata

Joko Wiratno

Tebarberita.id, Samarinda – Jumlah Posyandu di Kota Tepian masih dianggap jauh dari cukup. Selain kurang, jumlahnya di tiap kelurahan pun masih belum merata. Sehingga memengaruhi kondisi kesehatan warga pula.

Hal ini mendapat sorotan dari anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno. Menurutnya Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak harus memperhatikan masalah ini. Mengingat posyandu adalah ujung tombak kesehatan warga di lapangan.

“Jadi dengan adanya posyandu ada diagnosa awal kepada masyarakat,” ujar Joko.

Ia menilai, sejauh ini jumlah posyandu di ibu kota Kaltim ini masih jauh dari kata cukup. Apalagi jumlahnya juga tidak merata tiap kelurahan. Sehingga sulit untuk menutupi kebutuhan tiap warga dalam bidang kesehatan.

“Memang tiap kelurahan pasti ada posyandu. Tapi jumlahnya tidak sama dan letaknya masih belum mencakup seluruh kawasan,” tuturnya.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim 2020 lalu, di Samarinda ada 663 posyandu. Jika dirata-rata hanya ada 12 posyandu tiap kelurahan. Sementara di Balikpapan jumlah posyandu mencapai 1.587 buah. Atau sama dengan 47 posyandu di tiap kelurahan. Padahal untuk urusan jumlah penduduk, Samarinda lebih besar dibanding Kota Beriman.

Maka seharusnya, lanjut Joko, jumlah posyandu di Samarinda harus lebih banyak. Selain itu sebaran posyandu juga diatur untuk bisa mencakup jumlah warga di satu kelurahan. Termasuk pula sebaran titik psoyandu dimaksud.

“Jadi untuk ke depan saya harap jumlah posyandu ini bisa ditambah,” bebernya.

Politikus PAN ini juga menilai peran pihak kelurahan untuk menyiapkan kader posyandu juga penting. Mungkin minimnya kader ini yang membuat jumlah posyandu masih sedikit. Maka peran kelurahan untuk mengajak dan melatih warga jadi kader juga harus digenjot.

“Biasanya satu posyandu itu ada 4 sampai 5 kader. Nah harusnya pihak kelurahan bisa aktif mencari itu,” tandasnya. (adv/bct)

Related posts

Disdikbud Kutim Fokus Identifikasi Perencanaan Basis Data Satuan Pendidikan

admin

Komisi I Ingatkan Pemkot Potensi Data Ganda Masyarakat

admin

Perda Perlindungan Anak Direvisi, Mendukung Kota Layak Anak

admin